7 Kabupaten Kota Eks Karesidenan Pekalongan Sudah Gunakan Pembayaran Digital

Kota Tegal – Seluruh kabupaten dan kota di wilayah eks Karesidenan Pekalongan, Jawa Tengah kini telah menggunakan pembayaran digital. Jumlah outlet atau merchant yang sudah menggunakan pembayaran elektronik pun sudah banyak, yakni 129.281 unit.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Tegal,<span;> M Taufik Amrozy menyampaikan, dari pengukuran Indeks Elektronifikasi Pemerintah Daerah (IETPD), 5 kabupaten/kota telah kategori Digital, sementara 2 lainnya kategori maju.

Di wilayah Eks Karesidenan Pekalongan, lanjut M Taufik Amrozy, dari sisi pengeluaran semuanya sudah ter-elektronifikasi. Demikian pula sisi sisi pendapatan pajak daerah, semuanya juga dapat dibayarkan melalui berbagai channel pembayaran nontunai seperti ATM, m-banking, i-banking, e-wallet, QRIS dan lainnya.

Di sektor pendapatan retribusi daerah, lanjutnya, banyak yang sudah ter-elektronifikasikan seperti retribusi pasar, parkir, uji KIR, tiket masuk area wisata dan lainya.

“Tujuh kabupaten kota, semuanya sudah menggunakan pembayaran digital. Lima sudah masuk katagori digital, dan dua sudah katagori maju,” ungkap M Taufik Amrozy, saat acara penyelenggaraan Sampan Digifest 2022 di Kota Tegal, Senin (20/6).

Meski sudah menggunakan pembayaran digital, menurut Taufik Amrozy masih ada yang perlu ditingkatkan di area retribusi. Untuk itu Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) di wilayah Eks Karesidenan Pekalongan telah menyusun roadmap elektronifikasi sampai dengan 2024.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Tegal mengungkap, meningkatnya digitalisasi pembayaran ini bisa dilihat dari banyaknya jumlah merchant yang menggunakan pembayaran QRIS. Jumlah merchant QRIS per triwulan I 2022 sebanyak 192.281 unit. Jumlah itu setara 166 persen dari tahun sebelumnya 72.275 unit.

Merchant dimaksud meliputi hampir seluruh sektor bisnis. Seperti pedagang toko, kaki lima, pedagang pasar, pedagang keliling sampai barber shop.

“Jumlah merchant di wilayah BI Tegal sekarang sudah mencapai 129.281 unit atau naik 166 persen dari tahun 2021, yakni 72.275 unit,” jelasnya.