Mobil Terjun ke Sungai di Madina, Satu Penumpang Tewas Lainnya Luka

Mobil yang mengalami kecelakaan lalu lintas terjun ke sungai di kabupaten Madina (Foto: dok)

Reportase.tv Madina– Kecelakaan lalu lintas tunggal terjadi dijalan umum km 76-77 jurusan Panyabungan menuju Sumatera Barat. Tepatnya di Kelurahan Simpang Gambir, Kecamatan Lingga Bayu, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) pada Selasa (25/6/2019) sekitar pukul 05.30 WIB.

Dalam peristiwa itu, satu unit mobil travel merek Suzuki APV warna abu-abu, Nopol BA 1606 VN, terjun ke Sungai Batang Natal di jalan lintas Sumatera.

Kapolres Madina AKBP Irsan Sinuhaji saat dikonfirmasi membenarkan hal tersebut.

“Iya benar, ada kejadian itu,” kata AKBP Irsan Sinuhaji saat dihubungi via telepon seluler, Selasa (25/6/2019).

Irsan menjelaskan bahwa mobil Suzuki APV berwarna abu-abu itu, datang dari arah Panyabungan menuju Arah Sumatera Barat dan jatuh ke Sungai Batang Natal di jalan lintas Sumatera, tepatnya di depan unit Bank BRI Kelurahan Simpang Gambir Kecamatan Lingga Bayu, Kabupaten Madina. Sebanyak 6 korban sudah ditemukan. Dengan 5 di antaranya hidup dan 1 meninggal dunia. Hingga kini 2 dua orang korban meninggal yang hilang masih dalam pencarian.

“Mobil tadi sore sudah bisa diangkat. Sedangkan untuk dua korban meninggal dunia jenazahnya belum ketemu. Bisa jadi, kondisi kaca depan pecah saat kejadian membuat dua korban ini terbawa arus. Kita berharap besok jenazah sudah bisa ditemukan,” harap Irsan.

Terkait sopir yang mengendarai mini bus ini, Irsan mengatakan bahwa pascaperistiwa sopir langsung lari untuk menyelamatkan diri dan tidak berani mempertanggungjawabkan perbuatannya.

“Untuk sopir melarikan diri setelah kejadian,” beber Irsan.

Untuk nama-nama korban dalam laka tunggal yang telah diselamatkan, di antaranya :

  1. Yusrizal (54) warga Kelurahan Tualang, Kecamatan Perbaungan, Lingkungan IV, Kabupaten Serdang Berdagai.
  2. Tukirin (56) warga Kelurahan Tualang, Kecamatan Perbaungan, Lingkungan IV, Kabupaten Serdang Berdagai.
  3. Salwan (51) warga Kelurahan Tualang, Kecamatan Perbaungan, Lingkungan III, Kabupaten Serdang Berdagai.
  4. Diki Handoko (33) warga Kelurahan Tualang, Kecamatan Perbaungan, Lingkungan V, Kabupaten Serdang Berdagai.
  5. Husein (40) warga Kelurahan Tualang, Kecamatan Perbaungan, Lingkungan V, Kabupaten Serdang Berdagai.

Sedangkan untuk korban meninggal dunia, atas nama Syamsul Bahri (55) warga Kelurahan Tualang, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai.

“Korban yang selamat saat sudah dirawat di RS Simpang Gambir. Korban meninggal dunia sudah dalam perjalanan menuju rumah duka,” jelas Irsan.

Terpisah, Kepala BPBD Mandailing Natal M Yasir saat dikonfirmasi membenarkan proses evakuasi sudah berhasil dilakukan. Dalam mini bus itu, terdapat 9 orang dengan 8 di antaranya penumpang dan satu sopir.

Dalam proses evakuasi, BPBD Madina menurunkan 10 personel untuk mencari 2 korban hilang yang sampai saat ini belum dapat ditemukan.

“Besok akan kita lakukan pencarian dengan menghubungi Basarnas dari Sibolga yang mampu menyelam untuk membantu mencari korban. Katanya 6 orang penyelam yang sering bertugas di Danau Toba yang akan diberangkatkan kesini untuk bantu mencari korban,” urai Yasir.

Lebih lanjut, Yasir menjelaskan dalam proses evakuasi ada sedikit kendala karena mobil jatuh sekitar 10 meter lebih tepat ke lubuk sungai. Namun, berkat kerja keras dan kerjasama Tim BPBD, para korban baik yang selamat dan meninggal dunia telah ditemukan, tinggal mencari 2 korban lain yang masih hilang terbawa arus.

“Dugaan kedua korban yang hilang diduga terbawa arus,” tuturnya.

Ditanya perihal apa yang membuat mini bus itu terjerambab dan terjun bebas ke Sungai Batang Natal. Yasir tak mau banyak berspekulasi.

“Kalau tabrakan sepertinya tidak ada. Tapi maaf ya bukan menunduh tapi mungkin sopirnya mengantuk. Karena setelah kejadian sopirnya bisa menyelamatkan diri dan lari dari tanggungjawab,” bebernya.

“Korban selamat di evakuasi di RS Simpang Gambir dan korban meninggal dunia sudah dibawa ke rumah duka di Kota Perbaungan. Untuk pencarian besok akan dilanjutkan. Mudah-mudahan dua korban yang masih hilang segera ditemukan,” pungkas Yasir.(Re)

Editor : Erlangga