Atlet Asal Jatim Dapat Motivasi Dari Gubernur Khofifah Dan Ketua DPD RI Untuk Sea Game 2019

Reportase.tv Jakarta – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memberikan angin motivasi pada pelepasan atlet Jawa Timur yang akan mengikuti SEA Games 2019 di Manila, Filipina. Ia berharap atlet asal wilayah yang pimpinnya itu mampu memperoleh hasil gemilang pada pesta olahraga se-Asia Tenggara itu.

“Pada ajang kompetisi ini, kalian harus mampu mengibarkan bendera Merah Putih di sana (Filipina),” kata Khofifah dihadapan para atlet Jawa Timur di Hotel Sultan Jakarta, Selasa Malam (26/11/2019).

Sebanyak 841 atlet asal Indonesia akan dikirimkan ke Manila. Dari total atlet tersebut, 140 diantaranya merupakan atlet asal Jawa Timur. Mereka turun di 38 dari 51 cabang olahraga yang dikirim oleh National Olympic Committee (NOC) Indonesia.

Khofifah mengungkapkan kebahagiannya menyongsong gelaran olahraga akbar tersebut. Pasalnya, selain dipandang sebagai ajang kompetisi, olahraga juga merupakan ajang persatuan antar internasional, khususnya Asia Tenggara.

“Di saat terjadi perang dingin antara Amerika dan Rusia, maka yang bisa mencairkan kebekuan tersebut adalah olahraga. Olahraga ini mencairkan ke seluruh perbedaan, suku, agama, ras, termasuk pilihan politik itu semuanya bisa dicairkan dengan olahraga,” cergas Khofifah memotivasi para atlet.

Dalam acara pelepasan atlet itu, turut hadir Ketua KONI Jatim Erlangga Satriagung, Kadispora Jatim Supratomo dan Kepala Dinas Pendidikan Hudiyono. Turut hadir pula perwakilan KONI Pusat, NOC Indonesia dan Kemenpora.

Sementara itu, ketua DPD RI, La Nyalla Mattalitti yang juga hadir dalam acara, tak ketinggalan memberikan motivasi pada seluruh atlet.

“Harapan saya banyak medali emas yang diraih oleh atlet asal Jatim. Kami ucapkan terima kasih kepada Ibu Gubernur yang banyak membina atlet,” ucap mantan ketua PSSI itu.

Puncak acara ditandai dengan pemberian uang saku kepada atlet dari pemerintah Jawa Timur. Para atlet sebelum berlaga diberi uang saku masing-masing sebesar Rp7,5 juta. Gubernur Khofifah mengatakan tidak menutup kemungkinan peraih medali bakal mendapatkan bonus tambahan dari pemerintah. (Alf/Sfy)