Bahar Ibnu Hajar  Dilantik Jadi Dirut PDAM Banjarnegara Periode 2021-2025

Bupati Budhi Sarwono melantik Bahar Ibnu Hajar sebagai Direktur PDAM Banjarnegara.(foto/anhar)

Reportase.tv,Banjarnegara  – Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono melantik Bahar Ibnu Hajar sebagai  Direktur  PDAM Banjarnegara  untuk periode 2021-2025. Pelantikan dilakukan dengan standar protokol Covid-19 di Rumah dinas bupati Rabu (6/1/2021)

Pada kesempetan tersebut Bupati Budhi berharap agar amanah yang diberikan bisa dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab.

“Janji dan sumpah yang saudara sampaikan harus dilaknakan untuk pengabdian kepada masyarakat,” kata Budhi.

Budhi menambahkan, PDAM sebagai BUMD didirikan dengan tujuan turut serta dalam mengembangkan perekonomian daerah untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, menyelenggarakan kepemanfaatan umum , memperoleh laba.

“Jadi untuk mencapai tujuan tersebut  saya berharap nantinya PDAM dikelola dengan baik, sesuai dengan tata kelola perusahaan, dan mampu mendayakan potensi sumber daya yang ada agar mampu menangkap peluang usaha dan menjadi badan usaha yang mandiri,” lanjutnya.

Lebih jauh Budhi mengatakan, PDAM saat ini sedang menghadapi beberapa permasalahan perusahaan antara lain cakupan pelayanan, kualitas , kuantitas, dan kontinuitas air.

Permasalahan lainnya adalah tingkat kepemanfaatan kesetersediaaan air baku, kualitas SDM dan sistim managemen perusahaan .

“Saya berharap saudara bisa segera bersinergi dan bekerja cepat membenahi dan memajukan perusahaan dengan menciptakan team work yang solid dan tangguh , dan bisa menyelesaikan permasalahan yang dihadapi PDAM dan tantangan pengembangan usaha,”tambahnya

Sementara itu, Bahar ibnu Hajar, usai dilantik menyatakan siap mengamankan kebijakan bupati dengan membawa PDAM menjadi perusahaan yang modern sesuai tuntutan zaman. Dua hal yang menjadi prioritasnya adalah menekan kebocoran air, dan kebocoran dana.

“Target kami 100 hari kedepan, adalah melakukan konsolidasi perusahaan dan segera membenahi sistem pelayanan berbasis teknologi informasi menuju pelayan prima yang sehat, lebih professional dan sejahtera,” katanya.

Sebelum dilantik menjadi direktur PDAM,  Bahar Ibnu harus  melalui fit and property calon direktur PDAM, yang diikuti lima kandidat. (anhar)