Bantuan Perempuan Tani HKTI Jatim Kepada Petani Binaan

PT HKTI Panen Terong Bersama Petani Gresik dan Lia Istifhama, Santi Fauziah, Indah Muhaimi, Nila Apsari
PT HKTI Panen Terong Bersama Petani Gresik dan Lia Istifhama, Santi Fauziah, Indah Muhaimi, Nila Apsari

Reportase.tv Gresik – Perempuan Tani HKTI Jawa Timur melakukan giat pendampingan kebeberapa lahan pertanian di Desa Dukun Kabupaten Gresik, Minggu (11/10/2020).

Rombongan disambut oleh kelompok petani wanita dan para pengurus KPI. Turut hadir pengurus DPP PT HKTI Jawa Timur diantaranya Lia Istifhama selaku ketua, Santi Fauziah wakil ketua, Indah Muhaimi Sekertaris. Juga didampingi oleh Perempuan Tani HKTI DPK Gresik Nila Apsari beserta pengurus lainnya.

Tampak hamparan luas lahan pertanian dengan berbagai macam komoditi. Setelah banyak sharing ternyata yang melatar belakangi masalah dari bermacam komoditi tanaman yaitu banyaknya hama dan tidak stabilnya harga jual ketika panen.

Agar para petani dapat menyambung hidup, maka mereka melakukan penanaman dengan bermacam komoditi, untuk usaha penyelamatan ekonomi, penjelasan dari mereka.

Setelah mengunjungi lahan tanam padi, bawang prei dan cabai, petani setempat mengajak rombongan DPP PT HKTI Jatim untuk mengunjungi lahan penanaman terong, kacang tanah, dan labu. Di sana para petani juga menceritakan bahwa sedikitnya 15 petani yang telah meninggal akibat tersengat listrik.

Salah seorang petani, Ifa menceritakan bahwa hal tersebut sudah sering terjadi tapi belum ada solusi dari pemerintah terkait. Penyuluh pertanianpun juga sudah lama tidak datang imbuhnya, hampir 3 tahun sudah tidak ada penyuluh pertanian yang datang.  Sontak kabar ini menyentuh hati para rombongan pengurus PT HKTI.

Tidak sedikit solusi yang disampaikan pengurus kepada petani dengan tetap mempertimbangkannya bersama pakar pertanian nantinya untuk final solusi yang dapat digunakan tanpa resiko tinggi.

Penyebab mengapa bisa sampai tersengat listrik, ternyata kelalaian akan perangkap tikus yang dibuat oleh petani itu sendiri, padahal sudah diberi lampu berwarna-warni untuk area yang terdapat kawat jebakan hama yang  dialiri listrik. Namun naas kelalaian dan alat yang kurang aman ini tetap dapat  memakan korban jiwa.” Sabar ya ibu-ibu,” sahut Indah, Sekertaris DPP PT HKTI Jawa Timur.

Bukan hanya mengunjungi lahan pertanian namun pengurus Perempuan Tani juga diajak oleh para petani untuk panen beberapa tanaman di sana.

Berbagai keluhan disampaikan oleh petani kepada rombongan Pengurus DPP PT HKTI mulai dari, penanggulangan hama, pupuk yang langka, sampai termasuk pula harga penjualan yang miris.

“Terimakasih, semua keluhan akan kami tampung ibu-ibu, nantinya kami akan bantu carikan solusi yang terbaik bersama para pakar dan pemerintah terkait,” sambung Santi Fauziah Wakil Ketua DPP PT HKTI Jawa Timur.

Disampaikan pula kepada petani tentang pengcoveran biaya pendidikan anak petani dan kematian oleh Dr. Nila dan Dr. Singgih. Sebagai bentuk perhatian Ibu Lia Istifhama selaku ketua DPP PT HKTI Jawa Timur kepada para petani yang hadir dalam acara tersebut yaitu memberikan bantuan pelunasan BPJS Ketenagakerjaan sampai akhir tahun 2020. (Sfy)