Banyak Tenaga Medis Terpapar Covid-19 Karena Kekurangan APD, Dorong Waskita Karya Berikan Bantuan Ratusan Baju Hazmat

Reportase.tv Purworejo – Banyaknya kasus tenaga medis di sejumlah daerah di tanah air, yang turut terpapar Covid-19 karena tidak dilengkapi Alat Pelindung Diri ( APD ) yang memadai saat menangani pasien Covid -19, mendorong PT Waskita Karya, salah satu BUMN yang mengerjakan proyek bendungan Bener paket 2 yang berlokasi di Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah turut perduli dengan memberikan bantuan Alat Pelindung Diri (APD) berupa 200 buah baju Azmat kepada Tenaga medis yang bertugas menangani pandemi global ini di Purworejo.

Bantuan yang dikemas dalam beberapa buah kardus ini, diserahkan langsung oleh Humas PT Waskita Karya, Desy Musdalifah kepada Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Purworejo dr. Sudarmi, MM di Posko Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Purworejo, Sabtu siang (18/04/20).

Waskita berkomitment nantinya secara berkala, Pihaknya akan terus mensuport Alat Pelindung Diri (APD) yang diperuntukan bagi tenaga medis yang ada di Purworejo.

“Ini upaya kami dari PT Wakita Karya untuk membantu tim medis yang berada di garis terdepan dalam penangan Covid 19. Nanti kita akan support secara berkala pemberian bantuan berupa Alat Pelindung Diri (APD)” tegas Humas PT Waskita Karya, Desy Musdalifah.

Nantinya, bantuan berupa ratusan baju Hazmat ini akan distribusikan ke sejumlah fasilitas kesehatan seperti Puuskesmas yang berada di 16 Kecamatan di Purworejo dan RSUD dr.Tjitrowardojo menjadi satu-satunya rumah sakit rujukan penanganan pasien Covid-19 di kabupaten Purworejo, Jawa Tengah.

Penggunaan alat pelindung diri ( APD ) kini menjadi sebuah keharusan bagi Tenaga Medis , Namun karena kurangnya ketersedian alat pelindung diri ( APD ) membuat Tenaga Medis menjadi orang yang sangat rentan turut terpapar virus yang mematikan tersebut.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kapupaten Purworejo mengapresiasi bantuan yang diberikan PT waskita Karya ini dan berharap bantuan yang diserahkan ini bisa membantu menambah jumlah APD yang sedang dibutuhkan Tenaga Medis.

Sebab hampir seluruh fasilitas kesehatan dan rumah sakit rujukan penanganan Covid-19 di Indonesia saat ini sedang kekurangan alat pelindung diri (APD).

“Selain baju Hazmat, kami Tim medis yang menangani langsung Covid 19 masih sangat membutuhkan masker N 95 yang diperuntukan bagi tim kami di lapangan.“ Tutur Kadinkes Purworejo, dr. Sudarmi, MM.

Sudarmi juga menghimbau kepada semua komponen masyarakat untuk saling bahu-membahu membantu penanganan Covid-19.

Hingga Sabtu siang (18/04/20), data yang diperoleh dari posko penanganan covid 19 Kabupaten Purworejo, 38 orang tercatat sebagai pasien dalam pengawasan (PDP), dengan jumlah positif Covid 19 adalah 5 Kasus. (Fer)