Bebani Ekonomi AS Boeing Hentikan Produksi Pesawat Jenis 737 Max

Boeing 737 MAX di-grounded secara global setelah terjadi dua tragedi maut Lion Air JT 610 dan Ethiopian Airlines ET 320 yang menewaskan total 346 orang. foto Boeing.

Reportase.TV, Jakarta, Gagal menjelaskan kesalahan desain atas jatuhnya Lion Air dan Ethiopian Air, akhirnya The Boeing Company memutuskan menghentikan produksi jenis 737 Max. Dalam pengumumam resmi yang dilansir AFP, Penghentian sementara ini akan dimulai bulan Januari 2020 mendatang dan ini menjadi penghentian produksi pertama Boeing dalam dua dekade.

Diketahui bahwa Boeing 737 MAX di-grounded secara global setelah terjadi dua tragedi maut Lion Air JT 610 dan Ethiopian Airlines ET 320 yang menewaskan total 346 orang.

Keputusan ini mengonfirmasi kekhawatiran para investor soal masa pemulihan Boeing dari krisis yang semakin lama dan menciptakan lebih banyak ketidakjelasan. Krisis yang menyelimuti Boeing sejak 737 MAX di-grounded pada Maret lalu telah membebani perekonomian Amerika Serikat.

Dalam pernyataan terbaru pada Selasa (17/12/2019) waktu setempat, Boeing mengumumkan penangguhan produksi untuk pesawat 737 MAX. Namun Boeing juga menyatakan pihaknya akan tetap membayar para pekerja meskipun produksi dihentikan sementara.

Di sisi lain, keputusan ini memicu pertanyaan soal nasib pemasok suku cadang yang berkontribusi pada manufaktur pesawat.

“Kami sebelumnya telah menyatakan bahwa kami akan secara berkelanjutan mengevaluasi rencana produksi jika grounded terhadap MAX terus berlanjut lebih lama dari yang kami perkirakan,” demikian pernyataan Boeing.

“Sebagai hasil dari evaluasi berkelanjutan ini, kami telah memutuskan untuk memprioritaskan pengantaran pesawat-pesawat yang disimpan dan untuk sementara menangguhkan produksi program 737 mulai bulan depan,” tegas Boeing dalam pernyataannya.