Belum Terungkap, La Nyalla Minta Kapolri Beri Perhatian Khusus ke Kasus Pembunuhan Damas Leira

Reportase.tv, Jakarta – Ketua DPD RI, La Nyalla Mattalitti meminta Kapolri Jenderal Pol Idham Aziz agar memberi perhatian khusus terhadap kasus kekerasan yang menimpa para jurnalis. Khususnya pada kasus pembunuhan Demas Laira.

Demas Laira merupakan wartawan media online Kabar Daerah, yang berasal dari Mamuju Tengah, Sulawesi Barat. Jasad Demas ditemukan tergeletak dengan penuh luka tusukan, Kamis (20/8) lalu.

“Peristiwa itu terjadi 20 Agustus silam. Sampai sekarang masih gelap,” ujar La Nyalla dalam keterangan tertulisnya.

Anggota dewan penasehat PWI Jawa Timur itu juga menyoroti kasus penangkapan tiga anggota Pers Mahasiswa oleh Polairud Polda Sulsel. Ketiganya sempat ditangkap saat meliput aksi protes para nelayan Kodingareng, Sabtu (12/9).

“Saya berharap Kapolda Sulsel dapat memberikan pemahaman kepada anggotanya untuk mengerti tugas-tugas jurnalistik yang dilakukan wartawan, termasuk Pers Mahasiswa, yang secara hukum dilindungi UU Pokok Pers. Sehingga kejadian seperti ini tidak perlu terulang,” tegasnya.

Sebelum ditemukan meninggal, Demas diketahui tengah melakukan perjalanan kembali ke kediamannya dari Kota Palu, Sulawesi Tengah. Saat ditemukan warga, korban sudah tidak bernyawa.

Di tubuh pria 28 tahun tersebut terdapat 17 luka tusuk yang diduga akibat senjata tajam. Menurut keluarga, semasa hidup korban tidak memiliki musuh atau membuat masalah dengan orang lain.

“Kami tidak tahu, apakah terkait dengan berita-berita yang ditulis,” kata seorang kerabat almarhum seperti dimuat di sejumlah media.