Buat Onar di Acara Tabliqh Akbar NU, 8 Pria Diamankan

MEDAN,reportase.tv-Membuat onar di lokasi acara Tabligh Akbar Tausiyah Kebangsaan yang diselenggarakan oleh PCNU Kota Tebing Tinggi dalam rangka Hari Lahir (Harlah) ke-93 Nahdlatul Ulama (NU), di Lapangan Sri Mersing, Kota Tebing Tinggi, Provinsi Sumatera Utara, 8 oknum pria diamankan Polred Tebing Tinggi, Rabu (27/2) sekira pukul 11.40 WIB.

Berikut kronologis kejadian keributan yang disampaikan oleh Kabidhumas Polda Sumut Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja kepada wartawan.

Tatan menjelaskan, pada pukul 11.40 WIB saat penceramah Gus Muwafiq menyampaikan tausiyah, seseorang berisial S alias G dan kawan-kawan berusaha masuk ke lokasi acara sambil berteriak-teriak.

Petugas pengamanan kemudian berupaya untuk mengingatkan dan meminta S alias Gogon agar tidak membuat keributan dan kegaduhan.

Namun S alias Gogon da kawan-kawan tetap merasa tidak terima atas kegiatan tabligh akbar tersebut dan mengatakan sesat. Kemudian salah satu teman S alias Gogon menyampaikan kalimat: “Bubar semua.. bubar semua”, jelas Tatan.

Personel pengamanan kemudian berusaha untuk menghalau dan mengingatkan S alias Gogon dan kawan-kawan agar tidak masuk ke lokasi acara.

Namun S alias Gogon dan kawan-kawan semakin berteriak-teriak: “Bubarkan… bubarkan”, dan memaksa Ibu-ibu yang ikut tabligh akbar untuk berdemo. Namun ajakan tersebut ditolak oleh ibu-ibu yang hadir, tegas Tatan.

S alias Gogon dan kawan-kawan tidak terima dan berusaha membuat kekacauan dan provikasi serta berusaha membubarkan acara tabligh akbar.

Kemudian personel Polres Tebing Tinggi yang melakukan pengamanan kegiatan tersebut mengamankan sebanyak delapan orang yang sengaja membuat keonaran dan kericuhan di lokasi acara tabligh akbar, pungkas Tatan.

Tabligh Akbar Tausiyah Kebangsaan dalam rangka Harlah ke-93 NU di Tebing Tinggi menghadirkan Gus Muwafiq sebagai pemberi tausiyah. Tampak hadir Kapolda Sumut Irjen Pol Agus Andrianto, Ketua PWNU Sumut Afifuddin Lubis, Wali Kota Tebing Tinggi Umar Zunaidi Hasibuan, Ketua PCNU Tebing Tinggi Oki Doni Siregar serta ribuan jemaah.

(ERLANGGA)