Dianggap Keslip Bansos Pemerintah, Kepala Dusun Datangi Rumahnya

Reportaae.tv Banyumas – Pembagian Bantuan sosial (Bansos) dari Pemerintah untuk warga terdampak covid-19 sudah mulai didistribusikan. Dibalik itu ada cerita sejumlah warga berharap untuk mendapatkan.

Salah satunya Afiq Saptono warga Klapagading RT 3 RW 3 yang saat ini sudah tidak memiliki pekerjaan akibat covid-19. Dengan kondisi tubuh mengalami struk ringan tangan sebelah kanan, dirinya sudah merasa kesulitan mencari nafkah. Apalagi dengan tiga orang anak yang masih kecil dan masih menumpang hidup dirumah orang tuanya.

Menurut Saptono, kesehariannya kini mencoba berjualan pulsa online dengan modal yang tidak seberapa. Sebelumnya Ia bekerja sebagai tukang becak di daerah Wangon serta guru ngaji anak anak dilingkungannya.

Sejak wabah Covid-19 melanda, saptono justru kehilangan pekerjaan dari tukang becak hingga guru ngaji. Menurutnya, penghasilan tambahannya sebesar 60 sampai 200 ribu dari mengajar ngaji sangat membantu untuk keseharian. Kini segala upaya dilakukan untuk menyambung hidup bersama keluarga. Kadang menjemur biji kopi kakao untuk di buat kopi untuj dijual.

“Saya berharap mendapat bantuan seperti masyarakat lain, ingin ikut merasakan, apalagi dengan 600 ribu bisa untuk tambah modal jualan pulsa, yang lain dapat masa saya tidak ya,” jelasnya.

Mendapat laporan itu, Pemerintah Desa Klapagading melalui Kepala Dusun Yusrifah bersama ketua RT setempat mendatangi kediaman Saptono Sabtu (16/05/2020). Kadus tersebut membawa sembako yang dibeli dari uang sendiri sebagai bentuk dukungan.

Sesmpainya dirumah dan bertemu dengan Saptono, Kadus Yusrifah menjelaskan secara detail mekanisme bantuan sosial yang diberikan Kemensos. Awalnya Saptono ngotot ingin mendapat bantuan dari Kemensos.

Dijelaskan Yusrifah Untuk saat ini, data warga yang menerima bansos berasal Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Namun bila ada warganya yang tidak mendapat bantuan akan diusulkan melalui Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD)

“Untuk pak Saptono secara data sudah kami usulkan untuk mendapatkan BLT DD, mudah mudahan bisa mendapatkan, namun harus sabar karena pihak pemdes hanya mengusulkan.” Katanya. (Kus)