Didepan PT HKTI, Walikota Probolinggo Komitmen Inovasikan Mangga Pisang dan Pelabuhan Tanjung Tembaga

Penyerahan Obat Covid oleh Lia Istifhama pada Walikota Habib Hadi, didampingi Shinta, Nurul Qomariyah, Mimie Jamilah, dan Shofi Shofiyah
Penyerahan Obat Covid oleh Lia Istifhama pada Walikota Habib Hadi, didampingi Shinta, Nurul Qomariyah, Mimie Jamilah, dan Shofi Shofiyah

Reportase.tv Probolinggo – Walikota Probolinggo, Habib Hadi Zainal Abidin, baru-baru ini membuat gebrakan dengan mendatangi KPK hanya untuk menyerahkan sejumlah hadiah yang diterima pasca persalinan istrinya.

Sikap tegasnya semakin menguatkan profil pemimpin yang visioner. Hal ini diakui banyak pihak, diantaranya Ketua Perempuan Tani HKTI Jatim Dr Lia Istifhama. “Pemikiran beliau sangat egaliter, universal, dan responsive sesuai situasi terkini. Saat berbincang dengan kami Senin (11/10) lalu, beliau terlihat sekali keilmuannya,” ujarnya.

Perempuan aktivis sosial itu menjelaskan, “terutama saat berbicara ketahanan pangan ataupun potensi pertanian, beliau sampaikan bahwa market (pasar), tidak bisa berbicara sebuah regional saja, melainkan bagaimana orang dari luar propinsi Jatim pun, bisa tertarik produk kota Probolinggo, itu salah satu contohnya. Beliau juga menekankan pentingnya pemasaran yang bisa menjangkau luar negeri, jadi kemampuan bahasa asing penting bagi pejuang ekonomi saat ini,” ujar Lia.

Habib Hadi sendiri, memang memiliki beberapa inovasi, diantaranya adalah Kebun Bawang Ramah Inflasi (Kebari) yang menjadi pusat budidaya nila dan Kebun Mangga Pisang (Kemanggis). “Aktivis Perempuan memang harus memiliki spirit besar menguatkan produk local, contohnya untuk kota Probolinggo, kami ada mangga pisang, ini merupakan varietas baru hasil persilangan mangga arumanis Probolinggo dengan mangga saygon,” ujar Walikota yang dikenal sebagai politikus dari pesantren.

Selain itu Habib Hadi juga menjelaskan impiannya agar kelak pelabuhan Kota Probolinggo bisa tersambung dengan pelabuhan Kamal, Bangkalan, “selain Mayangan, disini ada pelabuhan yang sangat legendaris, yaitu Pelabuhan Tanjung Tembaga. Pelabuhan ini sudah dikenal sejak jaman penjajahan Jepang. Pelabuhan ini merupakan salah satu potensi penting kota Probolinggo, karena merupakan penghubung ke Pulau Gili Ketapang,” pungkasnya.

Dalam acara kunjungan tersebut, dibarengi dengan penyerahan bantuan Covid-19 dari Perempuan Tani HKTI Jatim kepada pemerintah kota Probolinggo yaitu obat herbal Huang Bei. (Sfy)