Diduga Langgar Perpres, GACD Ancam Pidanakan Dirut PLN

Reportase.tv, Jakarta – Direktur Government Againts Corruption & Discrimination (GACD), Andar Situmorang sayangkan sikap Dirut PLN Zulkifli Zaini yang tidak merespon aduannya. Menurutnya, apa yang dilakukan Zulkifli telah melanggar Perpres

“Ini keliatannya memang sengaja mau melengserkan Jokowi, karena sangat berani melanggar Perpres,” ujar Andar melalui keterangan tertulisnya, Sabtu (12/12).

Diketahui sebelumnya GACD melalui Direktur Investigasi GACD, Cristian Situmorang pada hari Jumat (04/12) lalu menyurati Dirut PLN, Zulkifli Zaini.

Isi surat tersebut meminta penjelasan sehubungan dengan tidak dilaksanakannya pemasangan SUTET 500KV Kembangan-Cikupa-Balaraja dimaksud Pasal 42 No.7 Huruf K Perpres No.60 Tahun 2020 tanggal 16 April 2020, namun dimanipulasi langsung Kembangan-Balaraja, hingga timbul dugaan adanya Perpres Palsu.

Kemudian GACD memohon penjelasan guna dijadikan dasar laporan kepada Presiden, Menteri BUMN, KPK dan Kapolri degaan korupsi dan kejahatan jabatan, dimaksud dalam Pasal 421 KUHP dan atau pemalsuan Perpres dimaksud Pasal 263 KUHP.

Namun hingga saat ini, Kata Andar, tidak juga ada respon dari PLN. Bahkan saat dilakukan survey ke lokasi, telah ada pembangunan yang menurutnya tidak sesuai Perpres No.60 Tahun 2020 tanggal 16 April 2020.

“Ini pembangkangan dan Menteri Erick Thohir seperti melakukan pembiaran kejahatan Dirut PLN, yang dengan sengaja melawan perintah presiden Jokowi. Sengaja tidak melaksanakan Perpres no.60 tahun 2020 tanggal 16 a April 2020,” katanya.

Jika terus dibiarkan berjalan, Andar mengancam akan mempidanakan Dirut PLN. Karena menurutnya, Dirut PLN tidak boleh melanggar Perpres.

“Saya akan pidanakan kejahatan jabatan, karena sebagai Direktur, Zulkifli Zaini wajib bertanggungjawab,” pungkasnya.