Driver Ojol di Medan Atlit Tinju Profesional

MEDAN,REPORTASE.TV- Ratusan pengemudi ojek online menghantarkan salah serorang rekan mereka sesama pengemudi ojek untuk membela nama negara di kancah Internasional.

Ardian Siregar merupakan salah seorang atlet tinju profesional yang juga bekerja sebagai driver ojek online.

Ardian dijadwalkan akan bertarung melawan boxer asal Prancis Karroum Abdelelah di ajang The Ring Fighting Championship, besok (30/11).

Para ojol mengaraknya dari Stadion Teladan menuju Bandara Kualanamu, Deli Serdang.

Sebelum berkonvoi, Ardian jadi sasaran swafoto rekan-rekannya sesama driver ojol. Mereka tampak begitu antusias. Sebab, meskipun status ekonominya tergolong menengah ke bawah. Ardian masih bisa menorehkan prestasi.

Ardian juga berangkat dengan dana pribadi. Biaya di Singapura juga ditanggung oleh dirinya sendiri. Tidak ada manajer atau teman yang mendampingi. Pelatihnya saja juga tidak ikut.

Ini bukan kali pertama Ardian bertandng ke Singapura. Sudah tiga kali pria 34 tahun ke sana. Pertandingan kali ini adalah untuk perbaikan peringkat di Asia.

“Saya sudah pelajari teknik lawan melalui video-video. Sehingga saya berharap bisa memenangkan pertandingan,” ucap Ardian penuh percaya diri.

Tak lama berselang, rombongan berangkat. Ardian diarak sambil memegang dua sabuk yang pernah diraihnya. Total ada 12 sabuk dan banyak medali yang diraihnya selama naik ke atas ring tinju.

Ardian menggeluti tinju sejak duduk di bangku SMP. Namun nasibnya tidak seberuntung atlet lain. Di Sumut, tinju seperti mati suri. Pertandingan untuk atlet juga minim.

Kehidupan Ardian juga jauh dari sejahtera. Selain driver ojek online, Ardian juga bekerja sebagai sekuriti. Kemampuannya bertinju jadi bekal sebagai sekuriti.

“Harapannya pemerintah bisa membuka hati untuk memperhatikan atlet tinju,” ungkapnya.

Sementara itu Ketua Forum Solidaritas Driver Online Roda 2 Medan (FoSDOR) Joko Pitoyo mengatakan, kehadiran para ojol adalah bentuk solidaritas moral kepada Ardian.

Mereka merasa bangga ada rekan yang punya prestasi mentereng. Namun mereka juga prihatin karena minimnya perhatian pemerintah.

“Sahabat kami, Ardian, sesama driver ojol ini punya potensi untuk menaikkan nama bangsa indonesia di kancah internasional. Punya potensi besar untuk mengharumkan nama Sumatera Utara,” ungkapnya. (Rossi)