Dugaan Korupsi Benur, Penyidik KPK Geledah Kantor PT. ACK

Juru Bicara KPK Ali Fikri (foto: Ist)

Reportase.tv, Jakarta – Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penggeledahan terkait dugaan korupsi penetapan izin ekspor benur lobster. Dalam kasus ini Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo bersama enam orang lainnya ditetapkan sebagai tersangka.

Pelaksana Tugas Juru Bicara KPK Ali Fikri mengatakan, kali ini penyidik menggeledah kantor PT Aero Citra Kargo (ACK). Kantor tersebut berada di bilangan Jakarta Barat.

“Penggeledahan di salah satu kantor milik PT ACK yang berlokasi di Jakarta Barat, berlangsung hingga pukul 02.30 WIB dini hari,” ujar Ali dalam keterangan tertulisnya, Selasa (1/12).

Ali menjelaskan, dari penggeledahan tersebut penyidik menyita sejumlah dokumen serta beberapa barang elektronik. Barang bukti tersebut diduga kuat terkait dengan kasus benih lobster.

“Barang dan dokumen yang diamankan tersebut akan dilakukan inventarisasi dan analisa lebih lanjut. Selanjutnya dilakukan penyitaan,” jelasnya.

Tidak berhenti sampai PT. ACK, kata Ali pihaknya akan kembali melakukan penggeledahan terkait kasus tersebut. Namun dia tidak merinci di mana pihaknya akan melakukan penggeledahan.

“Perkembangan penanganan perkara ini akan kami informasikan lebih lanjut,” tukasnya.

Sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi disebut menangkap Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo di Bandara Soekarno-Hatta, pada Rabu (25 /11) dini hari. Penangkapan ini disebut atas dugaan korusi ekspor benih lobster atau benur.