Efek Jera Pemiskinan, BNN Kejar Aset Bandar Narkoba

Direktur TPPU BNN, Brigjen Pol Bahagia Daichi (foto: Ist)

Reportase.tv, Jakarta – Badan Narkotika Nasional (BNN) terus berupaya memiskinkan para bandar narkoba. Salah satunya, BNN terus mengejar aset milik bandar atas nama Murtala, yang sebelumnya dikembalikan atas putusan Mahkamah Agung.

Direktur Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) BNN Brigjen Pol Bahagia Daichi mengatakan, paska putusan MA yang mengembalikan aset senilai Rp142 miliar, pihaknya kembali melakukan penelurusan lebih dalam. Hasilnya diketahui, uang yang dikembalikan itu langsung diambil dan disebar ke beberapa rekening.

“Rekening itu ada didalam negeri maupun luar negeri,” ujar Daichi dalam keterangan tertulisnya, Selasa (14/7).

Menurut Daichi, istri Murtala, Atika tidak masuk akal jika memiliki kekayaan hingga ratusan miliar, mengingat ia hanya seorang ibu rumah tangga. Dengan banyaknya kejanggalan, pihaknya telah melaporkan hal tersebut ke kejaksaan agung untuk proses lanjutan.

“Atika sendiri berkasnya sudah P21 dan sebentar lagi menjalani persidangan,” katanya.

Hal yang cukup janggal, sambung Daichi, juga terjadi saat uang ratusan miliar yang dikembalikan itu masuk ke rekening bersama atas nama Murtala dan pengacaranya. Setelah uang diterima, pergerakannya cukup cepat karena langsung berpindah tangan.

“Hari itu uang masuk, langsung pindah semuanya. Ada yang ke pengacara, ada yang langsung ke keponakan Atika,” katanya.

Pihaknya, sambung Daichi, juga mempertanyakan kinerja dari rekan di bank yang dengan mudahnya menyiapkan uang puluhan miliar. Padahal, saat itu, uang baru bisa diambil bila mendapatkan tanda tangan dari Murtala.

“Murtalanya sendiri ada di dalam penjara, kok bisa pakai surat kuasa mengambil uang puluhan miliar,” terangnya.

Saat ini sambung Daichi, pihaknya bersyukur sudah kembali menyita aset milik bandar sabu tersebut yang nilainya mencapai puluhan miliar. Mulai dsri rumah, tanah hingga pom bensin sudah disita pihaknya.

“Mudah-mudahan dalam waktu dekat kami bisa mengambil penuh aset senilai Rp142 miliar yang sebelumnya dikembalikan,” pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, Mahkamah Agung (MA) memvonis Murtala Ilyas selama 8 tahun penjara karena terbukti melakukan pencucian uang dalam kasus bandar narkoba. Dalam putusan itu, MA juga memutuskan aset Murtala Rp142 miliar dikembalikan untuknya.