Empat Tahun, Kabupaten Purbalingga Bentuk 2000 Kader Bela Negara

Reportase.tv, Purbalingga – Kabupaten Purbalingga selama empat tahun ke belakang membentuk kader bela negara, di mana jumlahnya mencapai 2.000 personil. Pada pembentukannya, setiap tahun dibentuk 500 kader bela negara.

Selain dilengkapi keahlian sumber daya manusia (SDM), para kader juga dibekali nilai-nilai bela negara yang terdiri dari cinta tanah air, kesadaran berbangsa dan bernegara, kesetiaan dan keyakinan kepada Pancasila sebagai ideologi negara, kerelaan berkorban untuk bangsa dan negara. Serta kemampuan awal bela negara serta semangat untuk mewujudkan negara yang berdaulat, adil dan makmur.

Hal itu disampaikan Bupati Purbalingga, Dyah Hayuning Pratiwi dalam sambutan tertulis yang dibacakan inspektur Upacara Peringatan ke-71 Hari Bela Negara dan Hari Nusantara serta Hari Ibu ke 91.

“Mereka adalah para pemuda pemudi dari seluruh desa kelurahan di Kabupaten Purbalingga yang diharapkan terus berperan menjadi kader-kader bela negara yang senantiasa menyebarkan virus-virus positif dilingkungannya masing-masing,” katanya di halaman Pendapa Dipokusumo, Senin (23/12).

Tiwi menjelaskan, Peringatan Hari Bela Negara yang kini diperingati setiap tahun diharapkan mampu meningkatkan aksi nasional bela negara di segenap gatra kehidupan nasional semakin terstruktur, sistematis dan masif.

Menyitir amanat Presiden RI Joko Widodo, Tiwi meminta aktualisasi bela negara harus disesuaikan dengan kondisi kekinian yang dihadapi masyarakat dengan dilandasi sinergi semua pemangku kepentingan. Menurutnya, perang modern bukan sekedar perang militer, namun perang yang menyangkut seluruh aspek kehidupan masyarakat. Dengan demikian tidak hanya militer yang berperan membangun ketahanan bangsa Indonesia, tapi juga menuntut peran seluruh komponen bangsa agar tetap tercipta kelangsungan hidup dan keutuhan NKRI.

“Kita yang berbakti dalam birokrasi pemerintah, teruslah mereformasi diri serta meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pelayanan publik. Yang menjalankan usaha, terus meningkatkan daya saing secara sinergis. Demikian pula segenap masyarakat dengan beragam profesinya, menjadikan bidang profesinya sebagai ladang bela negara,” katanya.

Pada kesempatan tersebut, Komandan Kodim 0702 Purbalingga Letkol Inf Yudhi Novrizal yang mewakili Bupati menjadi inspektur upacara juga menyebut bahwa kegiatan upacara Hari Bela Negara juga disatukan dengan peringatan Hari Nusantara dan Hari Ibu ke 91.

“Melalui momentum peringatan Hari Ibu, Saya mengajak semua perempuan untuk terus maju menjadi sosok yang mandiri, kreatif, inovatif, percaya diri dan bersama laki-laki menjadi kekuatan besar yang akan memastikan terwujudnya SDM unggul dan berdaya saing,” tambahnya.

Di akhir acara, Dandim Letkol Inf Yudhi Novrizal bersama Kapolres AKBP Kholilur Rochman menyerahkan berbagai penghargaan kepada para pemenang lomba. Untuk Lomba Lingkungan Bersih dan Sehat tingkat Kabupaten Purbalingga diberikan kepada Juara I Desa Karangtengah Kecamatan Kemangkon, Juara II Desa Bodaskarangjati Kecamatan Rembang dan Juara III Kelurahan Karangmanyar Kecamatan Kalimanah.

Penghargaan juga diberikan kepada Sekolah Adiwiyata Nasional yakni SMP Negeri 1 Kemangkon dan SMP Negeri 2 Karangreja, serta Sekolah Adiwiyata Tingkat Provinsi Jawa Tengah untuk SMP Negeri 1 Karangmoncol. Untuk penghargaan Sekolah Adiwiyata Kabupaten diberikan masing-masing kepada SDN 2 Selanegara Kecamatan Kaligondang sebagai Juara I tingkat SD/MI, SMPN Bojongsari, SMPN 2 Mrebet dan SMPN 3 Kalimanah masing-masing sebagai Juara I, II dan III tingkat SMP/MTs serta Juara I tingkat SMA/SMK/MA yang diraih SMAN 1 Karangreja.

Selain itu, juga diserahkan penghargaan lomba penulisan opini dalam rangka peringatan Hari Ibu, sertifikat pemenang kategori photo voice inspiratif tingkat Provinsi Jawa Tengah kepada GOW Kabupaten Purbalingga serta pemberian hadiah lomba sulam pita Hari Ibu. (kus)