Erna Husein Lantik Empat Ketua PKK Kecamatan

Reportase.tv, Banyumas – Ketua Tim Penggerak Pembina Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Banyumas, Erna Husein melantik EMPAT Ketua TP-PKK kecamatan, pada Rabu (27/1/2021) di Pendopo Sipanji Purwokerto. Mengingat masih pandemi pelantikan dilaksanakan secara terbatas hanya menghadirkan Ketua dan Sekretaris TP PKK yang dilantik dan beberapa pengurus kabupaten serta Kepala Dinsospermades Ir Widarso M.Si.
Mereka yang dilantik adalah TP PKK Kecamatan Somagede Ny. Dra. Ida Rahmawati Saptono Supriyanto menggantikan Ny Sri Wahyati Wisnu Budi Santoso, Ketua TP PKK Kecamatan Patikraja Ny. Dinar Sari Eka Dewi Lendra Yuspi, S.Psi, M.Si menggantikan Ny. Sri Winami, A.Md. Kemudian TP PKK Kecamatan Ajibarang Ny. Sri Sugiarti Susilo Parsono, S.Sos menggantikan Ny. Puji Pangestuti Eko Heru Surono dan Ketua TP PKK Kecamatan Pekuncen Ny. Erly Desfriyanti Agus Sriyono, S.P menggantikan Ny. Sri Sugiarti Susilo Parsono, S.Sos
Erna Husein dalam sambutannya mengatakan bahwa pelantikan kali ini berbeda dengan pelantikan-pelantikan TP-PKK sebelumnya yang mengundang Camat, Kepala Desa dan ketua TP PKK desa. Meski demikian mengingat Ketua TP PKK mempunyai peran stategis dalam menyukseskan pembangunan di Kabupaten Banyumas, khususnya di bidang pemberdayaan keluarga untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat

“Ketua TP PKK harus dapat melaksanakan dan terus mensosialisasikan 10 program pokok PKK seperti penghayatan dan pengamalan Pancasila, gotong royong, serta menjalankan peningkatan kesejahteraan keluarga dengan melakukan tata laksana rumah tangga yang baik dan benar dalam rangka meningkatkan kesejahteraan keluarga,” katanya.

Terkait masih tingginya angka kematian akibat covid-19 Ny Erna Husein berpesan agar semua kader PKK menjadi contoh dalam mematuhi protokol kesehatan dengan selalu memakai masker, mencuci tangan pakai sabun sebelum dan sesudah beraktifitas serta berusaha menghindari kerumanan.

Untuk pelaksanaan vaksin Kader PKK tidak boleh termakan hoax bahwa vaksin itu dengan jarum yang besar karena itu sudah dizoom.

“Saya dan Bu Dewo sudah membuktikan, stelah divaksin tidak ada keluhan apapun dan bisa berkatifitas, bahkan sorenya ikut operasi penyekatan di Lumbir,” pungkasnya. (kus)