Hari Jantung Sedunia, Kenalkan Bantuan hidup Dasar Bagi Penderita Jantung

Pengenalan Bantuan Hidup Dasar (BHD) bagi penderita jantung UOBK Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr. Muhamad Sholeh Kota Probolinggo
Pengenalan Bantuan Hidup Dasar (BHD) bagi penderita jantung UOBK Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr. Muhamad Sholeh Kota Probolinggo

Reportase.tv Probolinggo – Dalam rangka memperingati Hari Jantung Sedunia, yang jatuh pada tanggal 30 September, UOBK Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr. Muhamad Sholeh Kota Probolinggo, menggelar kegiatan mengenalkan Bantuan Hidup Dasar (BHD) bagi penderita jantung.

Bantuan Hidup Dasar bagi penderita jantung ini dinilai penting untuk menyelamatkan nyawa seseorang yang terkena serangan jantung secara tiba- tiba.

BHD atau yang dikenal dengan sebutan resisutasi jantung ini, dikenalkan ke warga umum, pada peringatan Hari Jantung sedunia yang jatuh pada tanggal 29 September.

Kegiatan yang digelar pada Jum’at (30/09/2022) pagi, bertemakan “Use Heart For Every Heart” (Selamatkan jantung untuk setiap jantung), dengan mengajarkan cara memberikan pertolongan pertama bagi orang yang secara tiba- tiba terserang penyakit jantung.

Kegiatan penyuluhan ini diselenggarakan di depan Stadion Bayuangga di Jln. Kaca Piring, Kelurahan Sukabumi, Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo, oleh petugas Kesehatan UOBK RSUD dr. Moh Saleh, mengenalkan cara memberikan Bantuan Hidup Dasar atau BHD bagi penderita Jantung. Dalam kegiatan itu, dihadiri Narasumber dari Dr Spesialis Jantung RSUD Dr M.Shaleh Probolinggo Dr Rahmania Sp Jp

Bantuan Hidup Dasar BHD adalah Serangkaian usaha awal untuk mengembalikan fungsi pernafasan dan atau sirkulasi pada seseorang yang mengalami henti nafas dan atau henti jantung (cardiacarrest).

Bantuan Hidup Dasar ini penting di ketahui semua warga karna, bantuan hidup dasar merupakan serangkaian usaha untuk mengembalikan fungsi atau sirkulasi pernapasan pada seseorang yang mengalami henti jantung, gangguan pernapasan, henti napas, atau sumbatan jalan napas.terang narasumber tersebut

Dalam rangka acara Hari jantung sedunia RSUD Dr .M Sholeh kota probolinggo juga menggelar senam bersama masyarakat kota probolinggo yg di ikuti juga oleh kalangan pelajar kota probolinggo

Menurut dr. Abrar Kuddah Plt. Direktur RSUD Muhamad Saleh, penyakit jantung ini salah satu mortalitas atau tingkat kematiannya sangat tinggi. Maka dari itu RSUD Dr Muhamad Saleh, bersama komunitas menggelar kegiatan ini.

“Dengan kegiatan ini kita mengajarkan kepada masyarakat apabila ada keluarga, kerabat, tetangga, atau orang, menemukan ada orang yang terkena serangan jantung mendadak, dapat segera melakukan pertolongan BHD terhadap orang tersebut, sambil menunggu bantuan atau ambulance untuk segera dibawa ke rumah sakit”, kata Abrar.

Hal senada juga disampaikan dr. Trinandika Ardhana, dokter spesialis jantung RSUD dr. Muhamad Saleh Kota Probolinggo, jadi dimana- mana kita banyak mendapatkan kasus serangan jantung dari sedang ke berat.

“Kebanyakan, penderita penyakit jantung biasanya mengalami gejala seperti masuk angin, lalu biasanya tanpa disadari orang tersebut telah terserang jantungnya dan lalu terjatuh. Dengan kegiatan ini, kita mengedukasi terhadap masyarakat akan pentingnya Bantuan Hidup Dasar, terhadap orang yanh terserang penyakit jantung, untuk dapat memberikan pertolongan pertama terhadap orang tersebut”, ujar Trinandika.

Tujuan Sosilaisasi Bantuan Hidup Dasar dan deteksi dini serangan jantung, ini mengupayakan masyarakat bisa memahami dan memiliki kemampuan dalam memberikan bantuan hidup dasar kepada orang yang mengalami serangan jantung.

Muhamad Azhari, salah salah satu anggota Probolinggo Cardiofascular Community atau PCC mengaku senang mengikuti acara pengenalan PHD. “Selain untuk diri sendiri BHD ini juga berguna bagi warga disekitarnya,” katanya. (Phan)