Hari Kontrasepsi Sedunia Diperingati Dengan Pelayanan KB

Reportase.tv, Banyumas – Ketua TP PKK Kabupaten Banyumas, Erna Sulistyawati Achmad Husein menghadiri acara Pelayanan KB dalam rangka peringatan hari kontrasepsi sedunia yang diselenggarakan oleh DPPKBP3A Kabupaten Banyumas di Desa Silado, kecamatan Sumbang, Kabupaten Banyumas pada hari Rabu (16/09/2020). Acara yang berlangsung dengan meriah ini terselenggara untuk memperingati hari kontrasepsi sedunia yang jatuh pada tanggal 26 September 2020 mendatang.

Acara ini dibuka dengan launching Klinik Utama Sidomari Medika yang diresmikan oleh Erna Sulistyawati Achmad Husein dengan prosesi pengguntingan pita. Yang dilanjutkan dengan peninjauan fasilitas klinik.

Kepala BKKBN Perwakilan Provinsi Jawa Tengah, Martin Suanta SE. M.Si. turut hadir pula untuk menyematkan penghargaan Dharma Karya Kencana kepada Hj. Laeli Mansyur.

Kepala BKKBN perwakilan provinsi Jawa Tengah, Martin Suanta SE M.Si menjelaskan, peringatan hari kontrasepsi sedunia ini memiliki agenda yang dilaksanakan se-Indonesia oleh BKKBN, yaitu melaksanakan Pelayanan KB sebanyak 250 ribu akseptor se-Indonesia. Tentunya agenda ini harus didukung oleh semua jajaran dan adanya sinergitas kemitraan. Jawa Tengah sangat bergantung pada Banyumas dengan penduduk dan kecamatan yang banyak.

“Target Jawa Tengah adalah 41.000 dan baru mencapai 22.000. Banyumas menjadi daerah yang kontribusinya sangat kami harapkan karena memiliki penduduk yang banyak, kami targetkan untuk Banyumas mencapai 3.700 akseptor IUD serta implan, dan baru 25% hingga hari ini. Pelayanan KB akan terus digencarkan di setiap kecamatan. Semoga dengan kontribusi Banyumas dengan mencapai 3.700 akseptor, maka Jawa Tengah juga akan mencapai targetnya, dengan deadline di tanggal 19 September 2020 besok” jelasnya.

Sementara itu, dalam acara tersebut Ketua TP PKK Kabupaten Banyumas, Erna Sulistyawati Achmad Husein mengatakan, program KB perlu dikembangkan, dihidupkan, dan digalakkan lagi salah satunya dengan peningkatan peserta KB. Hal ini strategis untuk mengendalikan laju peningkatan penduduk dan untuk menurunkan angka kematian ibu. Untuk optimalisasi program ini tentunya perlu kerjasama dari semua pemangku kepentingan.

“Saya berharap hari kontrasepsi sedunia ini bisa menjadi momentum untuk meningkatkan komitmen kita atas pentingnya kontrasepsi dalam mewujudkan keluarga kecil bahagia” terangnya.

Erna juga berharap, peserta KB tidak hanya diikuti oleh kaum wanita saja, tetapi juga diikuti oleh kaum pria. Ia mengatakan bahwa Bupati Banyumas juga sudah mengikuti KB MOP.

“Tidak semua wanita cocok dengan KB, maka sebaiknya para pria juga KB. Setelah mengikuti KB MOP Pak Husein bertambah sehat, dan saya tidak takut harus mengingat ingat kapan harus KB,” katanya. (kus)