Hujan Disertai Angin Kencang Landa Banyumas, Pohon Asem dan Papan Reklame Roboh

Reportase.tv, Banyumas – Hujan deras disertai angin kencang mengakibatkan puluhan pohon tumbang serta robohnya papan reklame yang mengakibatkan kemacetan arus lalulintas.

Peristiwa tersebut melanda enam kecamatan di Kabupaten banyumas jumat (3/1) sore. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, sementara petugas BPBD Kabupaten Banyumas masih melakukan pendataan.

Akibat hujan yang disertai angin, sebuah pohon asem berukuruan besar ini tumbang menutup jalan raya di kecamatan Banyumas. Selain pohon besar, papan reklame raksasa setinggi 25 meter roboh dan menutup akses jalan.

Akibat peristiwa itu, arus lalulintas di jalan tersebut sempat mengalami kemacetan, karena tertutup pohon dan papan rekalme. Petugas BPBD, Linmas, Tagana, TNI, Polri dan warga menyingkirkan material kayu dan papan reklame ke tepi jalan.

Selain merobohkan papan reklame dan pohon, puluhan rumah di lima kecamatan di kabupaten Banyumas rusak akibat terpaan angin disertai hujan lebat. Akibat kerasnya tiupan angin, sebagian besar rumah warga mengalami kerusakan di bagian atap, genteng dan seng mengelupas.

Salah seorang warga Lastri, menuturkan, hujan yang disertai angin kali ini terasa sangat mengerikan.

“Pohon asem sudah sangat tua ketika diterpa angin dan hujan lebat roboh. Saya tahunya pohon asem yang roboh, belum tahu di wilayah lain pada rusak,” kata Lastri kepada reportase.tv

Petugas BPBD Kabupaten Banyumas awal sudiono mengatakan, hujan yang disertai angin kencang berdampak pohon di sejumlah titik tumbang. Bencana ini melanda di enam kecamatan di Banyumas.

“Enam kecamatan tersebut yakni, kecamatan Sokaraja, kecamatan Banyumas, kecamatan Patikraja, kecamatan Kemranjen, kecamatan Somagede dan kecamatan Kalibagor,” jelasnya.

“Untuk kerugian akibat bencana ini masih dalam pendataan. Sementara petugas dan relawan masih melakukan penanganan untuk membuka akses jalan yang tertutup pohon serta papan reklame,” imbuhnya.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, kerugian hingga Jumat malam belum bisa ditaksir. Petugas BPBD kabupaten Banyumas masih melakukan pendataan di enam kecamatan yang dilanda angin puting beliung disertai hujan lebat. (kus)