Hutan Menjadi Persembunyian Residivis Kambuhan Diringkus Polisi

SITUBONDO, REPORTASE.TV – Hendak melarikan diri ke Jakarta, buronan kasus pembacokan daftar pencarian orang (DPO) Polres Situbondo selama delapan bulan, berhasil dibekuk oleh tim opsnal Polres Situbondo Minggu  (25/11/18).

Mulyadi (39), warga Desa Jiret, Kecamatan Ceremi, Bondowoso, pelaku pembacokan dengan korban salah seorang warga Dusun Krajan ditangkap di simpang tiga Jalan Raya Kecamatan Tapen saat menunggu angkutan umum.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka yang diduga terlibat kasus pencurian dengan pemberatan (Curat) pada 20 Juli 2018 lalu itu, langsung digelandang ke Mapolres Situbondo  dijebloskan kejeruji besi.

Selain itu, barang bukti (BB) ponsel merk Xiomi note 5 warna gold, yang diduga hasil curat, dan  tas ransel warna hitam yang berisi sejumlah pakaian untuk melarikan diri diamankan petugas.

“Tersangka ini merupakan residivis penganiayaan. Selain itu, tersangka juga  diduga kuat terlibat kasus curat di Desa Kayumas, Arjasa. Kemarin kita tangkap di Kecamatan Tapen, Bondowoso,”kata salah satu petugas

Diperoleh keterangan, usai melakukan membacok kepala korban, Asmito (46) warga Dusun Krajan  Desa Jatisari, Kecamatan Arjasa Situbondo,  pada  Maret 2018 lalu, pelaku kemudian melarikan diri dan bersembunyi ke hutan.

Dalam   pelariannya,  tersangka  diduga melakukan  pencurian,  dengan cara mencongkel pintu di rumah korban Hasan Efendi (39), warga Desa Kayumas, Kecamatan Arjasa,  hingga mengalami kerugian materi sekitar Rp 30 juta.

Usai menguras harta benda korban Hasan, tersangka  kembali bersembunyi di hutan sekitar Kayumas,  hingga keberadaannya terendus petugas, berhasil dibekuk di simpang tiga Jalan Raya Desa, Kecamatan Tapen, Bondowoso,  saat hendak melarikan diri  ke Jakarta.

Kasat Reskrim Polres Situbondo, AKP Masykur membenarkan penangkapan terhadap  tersangka penganiayaan oleh unit opsnal wilayah timur.

“Untuk pengembangan kasusnya, tersangka masih diminta keterangan oleh penyidik. Sebab, tersangka Mulyadi tidak hanya terlibat kasus penganiayaan, namun tersangka diduga juga melakukan kasus curat,”kata AKP Masykur.(fat)