Ingin Perkuat Motivasi, Ning Lia Kenalkan Novelnya Setelah Mengisi Materi

Lia Istifhama dengan salah satu karya tulisannya.
Lia Istifhama dengan salah satu karya tulisannya.

Reportase.tv Surabaya – Prihatin dengan maraknya kasus bunuh diri mahasiswi maupun pelajar perempuan yang disebabkan kasus asmara, seperti korban pengkhianatan cinta maupun semacamnya memantik aktivis perempuan, Ning Lia Istifhama tuangkan untaian kalimat motivasi dan inspirasi dalam novelnya yang berjudul ‘Berkisah Tentang Hati.’

Novel setebal 158 halaman terbitan JDS Surabaya itu dijelaskan Ning Lia sebagai buku ketujuh yang pernah ditulisnya.

“Ini buku ketujuh yang saya pernah tulis, dan buku ini berbeda karena novel fiksi sekaligus motivasi. Novel ini menampilkan kearifan lokal yang khas, yaitu keseharian tokoh sentral yang hidup di tempat asrama dengan penuh kesederhanaan dan kebersamaan khas anak kos. Sang tokoh dalam kisah ini pun, dikisahkan melalui rutinitas seperti halnya mahasiswi yang menyempatkan diri bekerja di tengah kuliahnya,” kata Ning Lia saat dikonfirmasi di Surabaya Kamis 20/1/2022.

Tak lupa, ibu dua anak yang aktif menulis artikel online tersebut, menjelaskan bahwa novel motivasinya ini, mengisahkan perjuangan seorang mahasiswi yang terluka hatinya.

“Seperti halnya mahasiswi lainnya, sosok disini pun dikisahkan terluka dan sempat mengalami fase pupus atas harapan. Ia pun memilih memberikan ruang dan waktu untuk memberikan hatinya merasakan pedih dan prihatin. Namun, ia tak ingin berlarut lama terjebak dalam kepedihan itu,” ulas Ning Lia.

“Ia pun mengisi kesehariannya dengan bekerja, berkarya, dan menuangkan berbagai kalimat yang tersirat di hatinya, dalam tulisan-tulisan motivasi sebagai bentuk pelipur laranya,” imbuhnya.

Ditambahkan olehnya, bahwa spirit ‘Cinta’ sangat kuat ditampilkan dalam novel edisi pertama seri inspirasi hati tersebut.

“Dalam novel ini, saya ingin pembaca tergugah hati untuk semakin mencintai keluarga dan sahabatnya. Karena itulah pondasi ketulusan dalam menghaturkan cinta, dan saya kira novel ini tidak membosankan karena cuplikan kisah romansa khas muda mudi yang diharapkan mampu membuat pembaca tersenyum,” tambah Ning Lia.

Novel yang dikerjakan pada penghujung tahun dan berhasil dirilis pada 15/1/22, di tengah-tengah kesempatannya mengisi capacity building JGU beberapa waktu lalu, dijelaskan oleh Ning Lia dihadapan peserta raker JGU, bahwa novel tersebut memiliki banyak quotes.

“Ada begitu banyak quotes yang saya tulis, diantaranya adalah filosofi kopi, dear pagi, dan sebagainya. Saya kira novel ini sangat beda karena memang isinya lebih banyak pada kalimat-kalimat puitis maupun motivasi,” ulas perempuan cerdas ini.

Novel tersebut kemudian dibagikan pada beberapa peserta yang hadir, disaksikan oleh Dr. Ir. Wahid Wahyudi, M.T., dan Direktur Utama PT. JGU Group, Mirza Muttaqien.

Novel itu sendiri, diakui Ning Lia, diselesaikan hanya dalam waktu 1 minggu. Tidak membutuhkan waktu lama, karena novel tersebut semula adalah kumpulan quotes yang banyak dibagikan oleh Ning Lia dalam laman sosial medianya. Uniknya, novel yang dibanderol harga Rp. 50.000 melalui Shopee dan Tokopedia tersebut, mengalami proses lay Out oleh Ning Lia sendiri.

Di awal novel, diperlihatkan sambutan dari Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jawa Timur (Jatim) Dr. Ir. Drajat Irawan SE., SH., MT, KH. Hasan Mutawakkil ‘Alallah Ketua Umum MUI Jatim, dan jurnalis Wahyu Kuncoro. Sedangkan di bagian akhir novel, terdapat untaian kalimat dari para sahabat Ning Lia. (Sfy)