Jalur KA Linggapura – Bumiayu Sementara Diberlakukan Jalur Tunggal

Reportase.tv, Purwokerto – Untuk kelancaran perjalanan kereta api (KA) di jalur antara Linggapura – Bumiayu, untuk sementara PT KAI Daop 5 Purwokerto memberlakukan jalur tunggal. Hal tersebut dikarenakan adanya gangguan rintang jalan di jembatan No. BH 1120 tepatnya di Desa Pecangakan Kecamatan Tonjong. Seperti dijelaskan sebelumnya bahwa dilokasi tersebut telah terjadi gogosan yang diakibatkan adanya banjir di sungai Glagah dan berdampak adanya jalur hulu mengalami kerusakan.

PYMT Manajer Humas Daop 5 Purwokerto, Hendra Wahyono menjelaskan bahwa, pilar penyangga yang roboh karena memang struktur tanahnya tergerus oleh banjir. Adapun upaya yang dilakukan saat ini adalah mengamankan jembatan yang roboh agar tidak mengganggu jembatan hilir yang masih dapat difungsikan dengan baik, serta memperkuat struktur sekitar pondasi jembatan jalur hilir tersebut. “Pilar-pilar yang menggantung nantinya akan diamankan dengan cara diturunkan secara bertahap. Selanjutnya kita menunggu jembatan baru yang akan dibangun oleh DJKA.,” jelas Hendra.

“Untuk mengamankan perjalankan KA khususanya untuk KA-KA yang dari arah Jakarta untuk sementara diharuskan berhenti terlebih dahulu di stasiun Linggapura untuk mendapatkan yang kami sebut bentuk BK (berjalan jalur kiri). Hal ini dimaksudkan agar masinis dapat memastikan bahwa jalur yang akan dilewati adalah benar-benar telah aman,” imbuh Hendra Wahyono dalam keterangannya. “Kepada masyarakat khususnya pelanggan KA, PT KAI menyampaikan permohonan maaf atas gangguan perjalanan KA tersebut. Namun PT KAI berkomitmen senantiasa untuk mengutamakan keselamatan, keamanan dan kenyamanan perjalanan KA,’’ pungkas Hendra. (kus)