Jenazah Sopir Ditemukan mengambang di Waduk Mrica  Banjarnegara

Petugas dari SAR Banjarnegara mengevakuasi Jenazah dari Waduk Mrica, untuk kemudian di bawa ke RSUD Banjarnegara.(foto/doc)

Reportase.tv.Banjarnegara – Minggu siang (17/5/2020) Warga Kecamatan Wanadadi Kabupaten Banjarnegara Jawa Tengah di gegerkan dengan penemuan Jenazah  di sekitar Waduk Panglima Besar Jenderal Sudirman (Mrica) turut Desa Karangjambe RT 04/ RE 02 Kecamatan Wanadadi.

Jenazah yang diketahui seorang sopir bernama Edi Rusmanto (43) asal RT 04/01 Desa Karangjambe tersebut pertama kali ditemukan oleh Sohir(56), Suratin (47) dan Judianto (36) , ketiganya  asal Desa Tapen  kecamatan yang sama.

Berdasarkan keterangan saksi, Sobir,  pada hari itu sekitar pukul 10.10 Wib  Ia sedang mencari ikan, namun tiba – tiba melihat sesosok mayat terapung dalam posisi terlentang menggunakan baju biru di Waduk Mrica.

Ia kemudian berlari dan segera menghubungi temannya Suratin dan Judianto. Mereka kemudian menghubungi masyarakat sekitar, forkopimca setempat dan BPBD Banjarnegara.

Tidak berapa lama kemudian perugas.dari Polsek, Koramil dan Puskesmas setempat bersama tim BPBD melakukan evakuasi jenazah.

Mendengar kabar tetsebur Suratin adik korban berusaha datang lokasi kejadian untuk memastikan karena  kakaknya sejak Kamis (14/5/2020) pergi dari rumah dan tidak ada kabar beritanya.

Ia menjadi shock saat mengetahui mayat tersebut adalah kakaknya. Bahkan Ia sempat cerita tentang keluarga kakaknya yang sedang  mengalami masalah ekonomi keluarga.

Kepala BPBD Banjarnegara Arif Rachman melalui Kasi Darlog Agus Haryono menyampaikan, setelah pihaknya menerima laporan langsung mendatangi TKP bersama dengan aparat dari Polri dan TNI serta petugas kesehatan dari Puskesmas 1 Wanadadi untuk melakukan evakuasi.

Sementaran menurut keterangan Dr.Yuyun  (Puskemas), mayat dengan jenis kelamin laki-laki  tersebut diperkirakan meninggal dunia kurang lebih 2 hari yg lalu.

Karena kulit sudah melepuh. Ada luka di pelipis kanan diperkirakan luka karena benturan. Namun tidak ada krepitasi atau retak  pada tulang tengkorak kepala.

Selanjutnya jenazah  dibawa ke RSUD Hj Anna Lasmanah Banjarnegara untuk dilakukan pemulasaran jenazah, selanjutnya dibawa kerumah duka untuk dimakamkan.(ahr)