Kabar Mc Donald’s Haram? Begini Faktanya

Reportase.tv, Jakarta – Sebuah pesan berantai viral di aplikasi Whatsapp. Pesan berantai tersebut menyebutkan bahwa ada sejumlah restoran cepat saji yang dicabut sertifikasi halalnya, lantaran diduga mengandung daging babi.

Seperti ini pesan berantai yang beredar di Whatsapp beberapa hari terakhir.

BERITA PENTING

Dewan Yudisial Muslim (MJC) dan IQSA telah mencabut sertifikasi Halal dari “McDonald, KFC, dominos & Pizza Hut”

Menurut kajian staf dapur di Florida, Amerika, bahan2 McDonald telah memperlihatkan bukti positif mengandung bahan dari daging babi yg disebut “LM10” yg digunakan di dlm mayones McDonald.

Para pejabat resmi McDonald Afrika Selatan telah memastikan bhw sluruh bahan baku saus diimpor dari Amerika. Para pelanggan Muslim dihimbau utk tdk mengkonsumsi McDonald.

Dewan Yudisial Muslim (MJC) dan IQSA juga telah menarik sertifikasi di slruh penjuru negeri. Ini sekrg mjd tugas anda memberitahukan org lain….

Jgn abaikan pesan ini, krn Anda akan brdosa jika tdk ikut menyebarkankannya kpd org lain. Mrk yg memakannya berarti makan makanan haram. Jadi mohon beritahukanlah kpd yg lainnya.

“BER-PESAN2 DEMI KESEJAHTERAAN DUNIA & AKHIRAT”

Ketua Lembaga Halal Indonesia.

Dilansir Medcom, setelah dilakukan pengecekan fakta, diketahui bahwa informasi tersebut adalah kabar bohong. Sejumlah restoran yang disebutkan dalam pesan berantai tersebut tetap aman dikonsumsi.

Dilansir dari halalmui.org, pihak Majelis Ulama Indonesia (MUI) melalui Lembaga Pengkajian Pangan Obat-Obatan dan Kosmetika (LPPOM) juga sudah mengeluarkan keterangan pers terkait isu tersebut pada 23 April 2018. LPPOM MUI meyatakan bahwa isu tersebut merupakan isu yang ditujukan kepada restoran McDonald, KFC, Dominos, dan Pizza Hut di Amerika dan Afrika Selatan, bukan di Indonesia

Berikut isi klarifikasi dari pihak MUI:
Segala Puji bagi Allah SWT yang selalu memberikan Rahmat dan Lindungan-Nya dalam setiap aktivitas yang kita kerjakan dan semoga segala kebaikan tetap bersama kita.

Menyikapi isu yang berkembang di masyarakat baru-baru ini perihal adanya kandungan babi yaitu LM 10 di dalam mayonaise pada menu-menu restoran McDonald, KFC, Dominos, dan Pizza Hut, dengan ini kami sampaikan bahwa:

  1. Isu tersebut merupakan isu yang ditujukan kepada restoran McDonald, KFC, Dominos, dan Pizza Hut di Amerika dan Afrika Selatan bukan di Indonesia
  2. Berdasarkan hasil audit/penelusuran bahan tidak ditemukan adanya kandungan babi sehingga MUI mengeluarkan sertifikat halal dengan rincian sebagai berikut:

a. Restoran McDonald, dengan nomor Sertifikat Halal MUI 00160000630499 yang berlaku hingga tanggal 24 Januari 2020.

b. Restoran KFC, dengan nomor Sertifikat Halal MUI 00160001420999 yang berlaku hingga tanggal 8 Februari 2019.

c. Restoran Dominos, dengan nomor Sertifikat Halal MUI 00160064450313 yang berlaku hingga tanggal 23 Mei 2019.

d. Restoran Pizza Hut, dengan nomor Sertifikat Halal MUI 00160005580799 yang berlaku hingga tanggal 29 Januari 2019.

3. Hasil analisis laboratorium dari restoran-restoran tersebut yang menggunakan metode real time PCR juga menguatkan hasil audit yang telah dilakukan sebelumnya yaitu tidak terdeteksi adanya kandungan babi dalam produk-produk tersebut di atas. Analisa dilakukan di Laboratorium LPPOM MUI yang telah terakreditasi KAN No. LP-1040-IDN.

Selanjutnya untuk memastikan produk-produk yang beredar bersertifikat Halal MUI, kami persilakan kepada konsumen dan masyarakat untuk memeriksa produk-produk tersebut baik melalui situs www.halalmui.org maupun aplikasi “Halal MUI” di smartphone berbasiskan Blackberry10, Android dan iOS.

Demikian surat ini kami sampaikan, atas perhatian diucapkan terima kasih.

Wasalaamu’alaikum Wr. Wb.

Direktur
Dr. Lukmanul Hakim, M.Si