Kapolres Indramayu Perintahkan Anggota Dampingi Keluarga Jemput Korban Tsunami

INDRAMAYU, REPORTASE.TV – Bencana tsunami yang terjadi di Selat Sunda pada Sabtu (22/12/2018) telah menelan korban jiwa 429 orang meninggal dunia, 1.485 orang luka-luka, 154 dinyatakan hilang, dan 16.082 orang mengungsi akibat bencana tsunami itu. Jumlah tersebut berdasarkan data yang diperoleh BNPB hingga Selasa (25/12/2018) pukul 13.00 WIB.

Salah satu korban meninggal dunia yang telah berhasil diidentifikasi yaitu Rami (38)
warga Blok Sumiran, Kecamatan Sliyeg, Kabupaten Indramayu.

Mendapat informasi adanya salah satu warga Indramayu yang menjadi korban tsunami Selat Sunda, Kapolres Indramayu, AKBP M Yorris M.Y. Marsuki langsung memerintahkan Kapolsek Sliyeg untuk mengecek.

” Dan dari hasil pengecekan dari pihak keluarga menyatakan bahwa benar seorang wanita atas nama Rami menjadi korban tsunami di Pandeglang, Banten,” kata Kapolres.

Menindak lanjuti hal tersebut Kapolres langsung meminta agar personil Polsek Sliyeg untuk mendampingi pihak keluarga menjemput Korban ke RSUD Berkah Pandeglang, Banten.

” Saya sudah perintahkan anggota Polsek Sliyeg untuk mendampingi keluarga korban menjemput jenazah di RSUD Berkah, di Pandeglang,” kata Kapolres.

Selanjutnya jenazah korban akan di bawa pihak keluarga untuk di makamkan di Blok Sumuran Sliyeg Kabupaten Indramayu.

 

(Charles)