Kasus Baru Positif COVID-19 Bertambah Belasan Orang di Banjarnegara, Kini Jumlahnya 30 Orang

Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono beserta Tim Gugus Tugas COVID-19 Banjarnegara memberikan keterangan terkait perkembangan COVID-19 di Kabupaten Banjarnegara.(foto/m.anhar)

 

Reportase.tv.Banjarnegara – Jumlah pasien terkonfirmasi positif virus Corona (Covid-19) di Kabupaten Banjarnegara kembali bertambah. Setelah dalam beberapa hari sebelumnya tidak ada penambahan kasus, pada akhir pekan ini bertambah 12 kasus positif Covid-19 baru sehingga jumlahnya mencapai 30 orang hingga Minggu (10/5/2020).

Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono dalam siaran persnya Minggu (10/5/2020) mengatakan, semula Kabupaten Banjarnegara memiliki 32 orang dengan rapid tes positif dan sedang menunggu hasil tes swab.

Dan berdasarkan hasil pemeriksaan hasil uji swab terbaru, didapatkan 12 orang terkonfirmasi positif COVID -19, sedangkan  5 orang dinyatakan negatif  hasil swab COVID -19.

Kedua belas  orang yang dinyatakan terkonfirmasi positif covid 19  adalah tuan 15 dari Kecamatan Banjarnegara, Tuan 16 dan 17 dari Kecamatan Sigaluh, Tuan 18 dan 24 dari Kecamatan Pejawaran, Tuan 19 dan 22 dari Kecamatan Banjarmangu , Tuan 20, 23 dan 26 dari Kecamatan Batur, Tuan 21 dari Kecamatan  Pagentan, dan Tuan  25 dari Kecamatan  Purwanegara.

“Saat ini Kabupaten Banjarnegara masih memiliki 17 orang dengan hasil RAPID tes positif yang sedang menunggu uji swab pengambilan spesimen untuk untuk diuji dalam Polymerase Chain Reaction (PCR),” lanjutnya.

Kemudian berdasarkan hasil tracking terbaru juga didapatkan penambahan 2 orang yang dinyatakan RAPID tes positif, 1 orang merupakan tracking Klaster Gowa dan 1 orang lainnya adalah pasien di RSUD Banjarnegara dengan riwayat bepergian dari Cikarang.

Sedangkan 5 orang pasien dengan hasil swab negatif akan dipulangkan ke rumahnya masing masing. Kelima orang tersebut berasal dari Kecamatan   Batur 1 orang, Kecamatan Pagedongan 1 orang, 2 pasien dari Kecamatan Punggelan dan  1 pasien dari Kecamatan Pejawaran.

“Kepada yang pulang hari ini kami menghimbau untuk melakukan produk kesehatan dan melaksanakan isolasi mandiri di rumah selama 28 hari kedepan. Kami mohon masyarakat juga ikut membantu dan  tidak mengucilkan pasien tersebut dan keluarganya,” tambahnya.

Lebih jauh Bupati juga menghimbau kepada masyarakat yang pulang atau berpergian keluar kota untuk melaporkan diri ke desa. Menurutnya  kejujuran dan  kesadaraan masyarakat akan sangat membantu untuk memutus mata rantai penyebaran COVID- 19.(ahr)