Keindahan Geopark Ciletuh Pelabuhan Ratu Sukabumi Bersama PKM Unpam

Reportase.tv, Sukabumi – UNESCO baru-baru ini mengumumkan Ciletuh di Pelabuhan Ratu, Sukabumi, Jawa Barat, sebagai salah satu Global Geoparks yang baru.

Berkat nominasi ini, semua tujuan yang termasuk dalam zona geopark telah mulai mendapatkan perhatian dunia, sehingga meningkatkan kedatangan turis ke Sukabumi.

Pariwisata di Sukabumi semakin berkibar dengan hadirnya destinasi wisata baru, yakni Geopark Ciletuh. Terlebih lagi, Geopark Ciletuh sedang dinominasikan untuk menjadi bagian dari Global Geopark Network UNESCO, sehingga apabila sudah disahkan menjadi UNESCO Geopark, nama Ciletuh akan semakin mendunia lagi.

Dengan mendapat status UNESCO Geopark, masyarakat setempat diharapkan lebih memiliki rasa memiliki terhadap lingkungannya. Melalui geowisata, akan tercipta banyak lapangan pekerjaan dan perekonomian pun bergerak sambil tetap melakukan konservasi alam. Indonesia saat ini memiliki dua lokasi geopark yang telah diakui oleh UNESCO, yakni kawasan Gunung Batur di Bali dan Gunung Sewu di Jawa Timur.

Perkembangan Geopark Ciletuh Sukabumi semakin populer setelah menjadi bagian dari Global Geopark Network UNESCO membuat dosen Universitas Pamulang, Kota Tangerang Selatan dibawah ketua Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Hendrik Fasco Siregar, SH., S.S, M.H. bersama Dina Novita, S.E., M.M. Siti Nurwullan, S.H., M.H Frieda Fania, S.H., M.H. dengan moderator Dwi Kusumo Wardhani, S.H., M.Kn. melalukan edukasi kepada masyarakat tentang Geopark Ciletuh secara menyeluruh.

“Beberapa point penting dalam PKM tersebut diantaranya merujuk pada 3 (tiga) undang-undang yang pertama undang-undang tentang pariwisata, kedua Perpres tentang taman Bumi dan yang ketiga tentang pengadaan pertanahan,” kata Hendrik Fasco Siregar Ketua PKM Fakultas Hukum Universitas Pamulang.

Geopark Ciletuh memiliki luas sekitar 128.000 hektare dan mencakup 74 desa di delapan kecamatan, yakni Kecamatan Cisolok, Kecamatan Cikakak, Kota Pelabuhan Ratu, Kecamatan Simpenan, Kecamatan Waluran, Kecamatan Ciemas, Kecamatan Ciracap, dan Kecamatan Surade. Awalnya, Geopark Ciletuh hanya mencakup tiga kecamatan.

 

Geopark Ciletuh memiliki bentuk menyerupai tapal kuda (amphitheater) dengan diameter sekitar 15 kilometer yang menghadap ke Teluk Ciletuh. Dengan area yang berada dalam naungan UNESCO. Begitu luas, jumlah obyek wisata di Geopark Ciletuh pun sangat banyak, mencapai 70 obyek wisata.

Berikut ini adalah beberapa obyek wisata utama yang wajib Anda kunjungi.

 

  1. VIHARA DEWI KWAN IM

 

  1. PUNCAK DARMA

 

  1. CURUG AWANG 

 

  1. CURUG SODONG

 

  1. CURUG CIMARINJUNG

 

  1. TITIK PANDANG PANENJOAN

 

  1. GEYSER CISOLOK

 

  1. PANTAI KARANG HAWU

 

  1. KASEPUHAN SINAR RESMI 
  2. SUNGAI CITARIK

 

  1. PANTAI CIMAJA

 

(Sumber : Innagroup)