Kekeringan Panjang, Warga Banyumas Gelar Sholat Minta Hujan

Reportase.tv Purwokerto – Pemerintah Daerah Kabupaten Banyumas dan jajaran ASN bersama TNI, POLRI, BPBD serta masyarakat Banyumas, Selasa Siang (24/09/2019) menggelar Shalat Istisqa atau shalat meminta hujan kepada Allah SWT untuk diturunkan hujan, acara digelar di alun-alun kota Purwokerto.

Imam Sholat istisqa dan khotib tersebut dipimpin ketua MUI Banyumas Drs KH H,Chariri Chofa, Mag. Shalat Istisqa ini digelar setelah hampir lima bulan lebih wilayah Kabupaten Banyumas dilanda kekeringan, yang berdampak krisis air besih serta terjadinya kebakaran hutan di lereng gunung slamet.

Dia berharap, hujan dapat segera turun sehingga bencana kekeringan yang melanda kabupaten Banyumas segera berakhir.

Salah satu warga Marnoto mengaku,” Dampak Kemarau panjang yang sudah melanda lebih dari lima bulan ini, sudah sngat mensengsarakan warga. Pasalnya, selain krisis air bersih, jika kemarau ini tak segera berakhir, dampak terburuk yang timbul adalah penyerangan penyakit.”ucap marnoto

Menurut Marnoto, dampak kekeringan sudah meluas hingga mengakibatkan petani tidak bisa menggarap sawah karena irigasi dan lahan mereka kering. Selain karena memang lahan pertanian tadah hujan, saluran irigasi belum terbangun secara menyeluruh.” ucap dia.

Bupati Banyums Achmad Husein Menuturkan,” siang hari ini kita bersama Jajaran ASN, TNI, POLRI dan masyarakat melaksanakan sholat Istisqa, memohon kepada Allah SWT, supaya menurunkan hujan di wilayah Kabupaten Banyumas,” Ucap Bupati.

“Pasalnya Bencana kekeringan yang melanda kabupaten Banyumas ini, sudah sangat memperihatinkan, dan kita telah melakukan berbagai upaya, dengan bantuan TNI-POLRI, BPBD dan Masyarakat, begitu pula Camat, Kepala Desa, Lurah juga telah berupaya untuk berbuat, dan satu-satunya jalan kita adalah meminta kepada Allah SWT, supaya diturunkan hujan,” kata Bupati. (Kus/Sfy)