Kementerian Pendidikan Berikan Penghargaan Kepada Dindikbud Tangsel Atas Terobosan PKBM On-line

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tangerang Selatan, Drs. Taryono, M.Si (Foto: Ms)

Reportase.tv, Tangsel – Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang Selatan, Taryono mendapatkan anugerah penghargaan dalam upaya peningkatan mutu pendidikan sebagai Pelopor Modernasasi Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM), Rabu (18/3/20).

Piagam penghargaan kategori PKBM dari Kementerian Pendidikan Dan Kebudayaan Balai Pengembangan Pedidikan Anak Usia Dini Dan Pendidikan Masyarakat Banten, diselenggarakan pada agenda Rapat Koordinasi (RAKOR) UPT Pusat BP PAUD dan DIKMAS Banten bersama Dindikbud Kab/Kota dan Organisasi Mitra Kerja Se-Provinsi Banten dengan tema “Dinamika Perubahan Arah Kebijakan Dalam Peningkatan Mutu PAUD dan DIKMAS” di Hotel Horison Forbis Serang, Banten, Minggu 15 -17 Maret 2020.

“Melalui penghargaan tersebut, Dindikbud Tangsel menjadi role model moderinisasi pada PKBM yang di dalamnya ada pembelajaran jarak jauh dengan menggunakan media perangkat on-line seperti komputer dan gadget, jadi guru dan murid belajar dengan jarak jauh,” ujar Suherman yang mewakili Dindikbud Tangsel.

Kepala Dindikbud Tangsel, Taryono menegaskan sesuai amanat UU 1945 pasal 31 ayat (1) dan (2) bahwa Pendidikan pada dasarnya untuk semua. Adanya PKBM On-line sebagai Lembaga Payung bagi homeschooling dan kelompok belajar anak berkebutuhan khusus (ABK) yang menjadi prioritas di zaman digital.

“Kami, mengucapkan terima kasih banyak kepada semua yang berkontribusi dan berpartisipasi dalam pengembangan pendidikan di Tangsel. Dan pada dasarnya pendidikan itu untuk semua. adanya PKBM on-line itu sebagai “lembaga payung” bagi homeschooling dan beberapa kelompok belajar yang terdiri atas peserta didik anak berkebutuhan khusus yang belum memiliki legal formalnya,” kata Taryono.

Dengan digital, Jadi para siswa PKBM On-line tetap mendapatkan NISN, dan kegiatannya dilakukan di rumah masing-masing secara on-line melalui jaringan internet, atau juga mendapat guru pendamping khusus.

“Nanti mereka tetap belajar di rumah secara on-line atau dengan guru pendamping khusus tapi memiliki NISN (Nomor Induk Siswa Nasional),” lanjut Taryono.

Taryono berharap dengan adanya PKBM On-line ini, palayanan pendidikan seluruh masyarakat menjadi lebih baik, serta bisa memberikan kontribusi nyata dalam mencerdaskan anak bangsa khususnya di Kota yang bermottokan Cerdas, Modern, dan Religius.

“Harapannya agar dengan adanya program PKBM on-line maka semua masyarakat akan mendapat layanan pendidikan yang baik,” pungkasnya. (Ms)