Kementrian LHK Melakukan Identifikasi dan Iventarisasi MHA ke Desa Cibangkong

Kegiatan Identifikasi dan inventarisasi hutan adat dilakukan Oleh Tim Balai Perhutanan Sosial dan Kemitraan Lingkungan.
Kegiatan Identifikasi dan inventarisasi hutan adat dilakukan Oleh Tim Balai Perhutanan Sosial dan Kemitraan Lingkungan.

Reportase.tv, Banyumas – Dalam rangka percepatan pengakuan Hutan Adat di Banyumas, Balai Perhutanan Sosial dan Kemitraan Lingkungan (BPSKL) Wilayah Jawa tengah melakukan kegiatan Identifikasi dan Inventarisasi Hutan Adat di Kabupaten Banyumas Jawa tengah Rabu (14/04/21).

Kegiatan Identifikasi dan inventarisasi hutan adat dilakukan Oleh Tim Balai Perhutanan Sosial dan Kemitraan Lingkungan Jawa Bali Nusa Tenggara Timur BPSKL Jabal Nur dari Kementrian LHK Reza Ramdani didampingi Penyuluh Kehutan Ahli Cabang Dinas Kehutanan Wilayah VI Banyumas DLHK Jawa Tengah Wakhyono SST. MSi. Mereka langsung menyambangi sejumlah titik, berdialog dengan tokoh masyarakat serta juru kunci dan ketua adat desa setempat.

Tim Balai Perhutanan Sosial dan Kemitraan Lingkungan Jawa Bali Nusa Tenggara Timur BPSKL Jabal Nur dari Kementrian LHK Reza Ramdani menuturkan bahwa, Tujuan kegiatan ini adalah terperolehnya data dan informasi tentang sejarah masyarakat hukum adat, wilayah adat, hukum adat yang mengatur tata hubungan sosial masyarakat, situs (benda-benda) adat, kearifan lokal masyarakat hukum adat dalam pengelolaan dan pelestarian kawasan hutan dan kelembagaan adat.

Sasaran dari kegiatan ini adalah Masyarakat Hukum Adat (MHA) salah satunya dii Desa Cibangkong Kecamatan Pekuncen Kabupaten Banyumas.” Kata Reza Ramdani Tim Balai Perhutanan Sosial dan Kemitraan Lingkungan Jawa Bali Nusa Tenggara Timur BPSKL Jabal Nur Kementrian LHK kepada reportase.tv.

Berdasarkan UU no 41 tahun 1999 tentang Kehutanan, pengakuan Masyarakat Hukum Adat yang wilayah adatnya berada didalam kawasan hutan ditetapkan melalui Peraturan Daerah. MHA Desa Cibangkong telah mendapatkan pengakuan dan perlindungan MHA melalui Peraturan Daerah Kabupaten Banyumas tentang Pengakuan dan Perlindungan Masyarakat Hukum Adat.

Kepala Desa Cibangkong Sarwoto Aminoto, mengucapkan Terima Kasih kepada Tim Balai Perhutanan Sosial dan Kemitraan Lingkungan Jawa Bali Nusa Tenggara Timur BPSKL Reza Ramadani secara langsung telah menyapa masyarakat dan menyambangi lokasi tanah-tanah bersatus governor ground (GG). Pemdes bersama masyarakat desa adat bisa melestarikan dan mengelola dengan baik sehingga dapat bermanfaat untuk anak cucu kelak.

“Kades menambahkan, bahwa kelestarian lingkungan hutan adat terjaga dan menjadikan kawasan wisata desa  sehingga dapat menjadi kemakmuran masyarakat setempat. Pelestarian hutan adat ini menjadi keharusan, dengan harapan kawasan ini kedepan menjadi wisata alternatif seperti di tengah masa pandemi seperti saat ini.” Ringkasnya. (kus)