Klarifikasi Banding Terhadap Sangsi yang Dijatuhkan DKD Peradi Jatim Kepada Masbuhin

Pers Rilis untuk Klarifikasi Terkait Sangsi DKD Peradi Jatim Terhadap Advokat Masbuhin
Pers Rilis untuk Klarifikasi Terkait Sangsi DKD Peradi Jatim Terhadap Advokat Masbuhin

Reportase.tv Surabaya – Sangsi selama setahun yang diberikan Dewan Kehormatan Daerah (DKD) Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) Jawa Timur kepada advokat Masbuhin saat ini diklarifikasi Istia Febriyanti selaku Bendahara Paguyuban Customer Sipoa (PCS) terkait upaya bandingnya, Senin 17/11/2020.

Klarifikasi tersebut sehubungan dengan pemberitaan yang menyudutkan advokat Masbuhin dari oknum yang mengaku sebagai pengurus PCS sehingga Istia merasa wajib untuk mengklarifikasinya, Bahkan dalam pers rilisnya Istia mengucapkan banyak terimakasih atas dedikasi dan perjuangan advokat Masbuhin yang sudah memperjuangkan hak-haknya sejak 12 Maret 2018 sampai 29 Juni 2019.

“Hingga, para terdakwa Sipoa dinyatakan bersalah, terbayarnya refund dari Sipoa ke konsumen senilai Rp.15an miliar. Telah diterimanya penyerahan aset dari Sipoa pada konsumen sejak 29 Juni 2019, dan aset itu sudah melebihi dari nilai total kerugian kami semua senilai Rp 80 miliar,” sambungnya.

Tidak itu saja, dihadapan awak media Istia juga meminta maaf pada Masbuhin sebab tanpa sepengetahuannya, dia dan konsumen Sipoa lainnya sudah diam-diam mengambil uang profesional fee advokat Masbuhin. Kendati pada 13 November 2020 dia sudah mengembalikan uang yang bukan hak dia tersebut semuanya.

“Selanjutnya saya minta pada pengurus yang lain untuk melakukan aksi terpuji dan jujur kepada semua anggota paguyuban kalau kita semua sudah mengambil uang yang bukan hak kita, untuk menghindari persoalan dan tuntutan hukum baru, bukan malahan membuat opini dan fitnah,” tandas Istia dalam pers rilisnya.
Diketahui, Dewan Kehormatan Daerah (DKD) Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) Jawa Timur menjatuhkan sangsi pemberhentian sementara 12 bulan dan melarang berpraktek kepada advokat Masbuhin pada Jum’at, 6 Nopember 2020.

Sangsi itu diberikan setelah Advokat Masbuhin diadukan oleh empat anggota Paguyuban Customer Sipoa (PCS), yakni Piter Yuwono, Christianto Tedjo Koesoemo, Santa Karuna dan Herry Gunawan ke DKD Peradi Jatim jalan Jemursari No. 67 Surabaya. (Sfy)