Kombes Argo Yuwono : Polda Metro Tarik SPDP Prabowo

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono (Foto : Dokumen)

Reportase.tv Jakarta, – Surat perintah dimulainya penyidikan (SPDP) atas nama Prabowo Subianto kembali ditarik Polda Metro Jaya hari ini, Selasa (21/05).

Surat SPDP yang mencantumkan nama Prabowo Subianto terkait kasus makar itu beredar luas. Hal itu juga dikonfirmasi langsung oleh Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad yang menyatakan sudah mendapatkan salinannya.

“Kami sudah terima, dikirim tadi pukul 01.30 WIB. Salinan itu akan kami pelajari dan kaji lebih dalam untuk kemudian memutuskan langkah-langkah yang diambil atas SPDP yang kami terima tersebut,” kata Dasco melalui sambungan telepon, yang dilansir dari cnnindonesia.com Selasa (21/5).

Penyidik Polda Metro Jaya menerbitkan SPDP pada 17 Mei. Di kop surat tersebut bernomor B/9159/V/RES.1.24/2019/Datro, perihal surat pemberitahuan dimulainya penyidikan atau SPDP.

“Karena perlu dilakukan kroscek dengan alat bukti lain, oleh karena itu belum perlu sidik (penyidikan-Red) maka SPDP ditarik,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono dalam keterangan tertulis, Selasa (21/5).

Menurut Argo, alasan penarikan SPDP terkait kasus makar. Dari hasil analisis penyidik bahwa belum waktunya diterbitkan SPDP.

“Bapak Prabowo merupakan tokoh bangsa yang harus dihormati. Dari hasil analisis penyidik bahwa belum waktunya diterbitkan SPDP, karena nama Pak Prabowo hanya disebut namanya oleh tersangka Eggi Sudjana dan Lieus Sungkharisma. Maka dianggap perlu dilakukan langkah penyelidikan terlebih dahulu dan belum perlu dilakukan penyidikan,” pungkasnya. (Ms)