Kurangi Limbah Plastik, Pembagian Daging Kurban di Banyumas Gunakan Daun Jati

Kurangi limbah plastik, bantuan daging kurban di Banyumas gunakan daun jati untuk membungkus daging kurban.(foto/kus)

Reportase.tv, Banyumas – Untuk mengurangi sampah plastik di saat perayaan ibadah kurban, panitia pengelolaan hewan kurban Masjid As Salam, Desa Kracak, Kecamatan Ajibarang Banyumas Jawa tengah membagikan daging kurban dengan  bungkus daun jati.

Panitia pengelolaan hewan kurban Masjid Assalam Desa Kracak, Wanto Tirta menuturkan, membungkus daging kurban dengan daun jati sebenarnya telah lama dilakukan serta menjadi bagian pelaksanaan penyembelihan hewan kurban ramah lingkungan. Apalagi  saat ini volume produksi sampah plastik di lingkungan masyarakat semakin tinggi.

“Biasanya satu tempat memelukan ratusan plastik pembungkus, maka  kalikan saja dengan ratusan atau ribuan tempat yang di kunjungi. Kami berharap upaya dimulai dari kecil ini bisa mengurangi volume sampah plastik,” katanya kepada media Rabu (21/7/2021)

Selain tidak menggunakan plastik pembungkus, panitia juga mengutamakan protokol kesehatan (prokes) di saat pandemi dan pelaksanaan PPKM Darurat. Panitia menggunakan kaos lengan panjang, masker, tempat cuci tangan dan jaga jarak. Untuk panitia juga tak sebanyak di tahun sebelumnya.

“Untuk hewan kurban Totalnya 5 ekor sapi. Dari 5 ekor sapi menghasilkam total daging 562 kilogram  dan 12 ekor kambing menghasilkan total daging 93,5kg. Total keseluruhan daging sapi dan kambing sejumlah 656 kg,” lanjutnya

Sahabat Anies Baswedan dan takmir Masjid Assalam Kusworo juga bersyukur karena selain empat ekor sapi, 12 kambing, tambahan satu ekor sapi kurban jenis Limosin dari Gubernur DKI Jakarta,

Anies Baswedan pada Idul Adha 1441 H ini. Anies Baswedan punya kaitan sejarah di masa mahasiswa karena pernah menjalani Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Kracak pada dekade tahun 1990-an.

“Alhamdulillah beliau rutin mengirimkan sapi kurban kepada kami. Kami berterimakasih karena kekeluargaan dengan beliau tetap terjalin hingga kini,” pungkasnya.(kus)