Lia Istifhama Resmi Ketua Pengurus DPP Perempuan Tani HKTI Jawa Timur

Reportase.tv Mojokerto – Dilantik langsung oleh Dian Novita Susanto selaku Ketua Dewan Pengurus Nasional Perempuan Tani Himpunan Kelompok Tani Indonesia, Lia Istifhama yang juga keponakan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansah resmi menjabat sebagai Ketua DPP PT HKTI Jatim.

Hadir sejumlah pejabat, diantaranya Kepala Dinas Peternakan Jawa Timur Wemmy Niamawati, Kepala Dinas Pertanian Jawa Timur Hadi Sulistyo, Kepala Dinas Pendidikan Mojokerto Puji Astuti, Kapolres Mojokerto AKBP Heriyatno dalam proses pelantikan yang bertempat di Kampus IKHAC Ponpes Amanatul Ummah, Mojokerto milik KH Asep Saifuddin Chalim, Sabtu 26/10/2019.

“Selamat kepada Ketua Jatim, beserta jajaran. Saya berharap setelah pelantikan bahwa tidak akan berhenti sampai disini saja tetapi terus mengakselerasi segala potensi yang ada di Jatim demi kesuksesan Perempuan Tani,” ujar Dian saat memberikan sambutan.

Dian berpesan kepada pengurus baru di Jatim untuk terus mengikuti arahan Ketua Umum HKTI, Jendral (Purn) Moeldoko. Sebagai sayap organisasi, PT HKTI harus mampu menjadi jembatan antara petani dengan para investor, inventor hingga pasar.

“Saya berharap hadirnya Perempuan Tani mampu jadi solusi kongkrit terciptanya pertanian yang berkelanjutan. Ujungnya kita bisa membantu mengentaskan kemiskinan, mencapai ketahanan pangan dan perbaikan gizi,” terang Dian.

Lebih lanjut, komposisi perempuan yang jauh lebih besar berkecimpung dalam dunia pertanian merupakan modal utama. Tidak hanya Jatim, menurut Dian, pengurus DPP PT HKTI yang sudah tersebar di lima provinsi agar bisa memanfaatkan ini.

“Jumlah petani perempuan yang jumlahnya 72% lebih banyak daripada petani laki-laki yang hanya 28%. Tentu ini peluang besar bagi kita kaum perempuan untuk memainkan peran dengan baik,” terang Dian.

Di tempat yang sama, Ketua DPP Perempuan Tani HKTI Jatim, Lia Istifhama mengucapkan banyak terimakasih atas kepercayaan yang diberikan organisasi kepada dirinya. Dalam masa kepungurusan lima tahun mendatang, Lia berjanji akan membentuk kepengurusan di level kabupaten hingga kota. Dia juga akan melakukan audiensi dengan Pemprov Jatim khususnya gubernur hingga Dinas Pertanian.

“Kami berharap ada sinergitas program antara apa yang menjadi arahan dari DPN, disesuaikan dengan fakta di Jawa Timur dan tentunya sinergitas dengan Pemprov. Begitupun untuk perwakilan kota kabupaten, juga harus sinergi dengan birokrat setempat serta situasi karakter wilayah masing-masing. Kebetulan di Perempuan Tani, dalam jajaran ketua adalah Ning Zainab, istri Bupati Bangkalan dan Bunda Kartika yang sekarang wakil bupati Lamongan. Paling tidak dua kabupaten tersebut bisa menjadi pilot project terlebih memang keduanya demografisnya pertanian.

Di luar konteks program perempuan tani, pelantikan tersebut juga unik dikarenakan terdapat tiga bursa cawali yang mengikuti penjaringan PDIP. Selain Lia Istifhama sendiri, terdapat Sri Setyo Pertiwi dan Laksamana Untung Suropati.

“Alhamdulillah, kami disini bersama-sama tujuannya demi membesarkan perempuan tani sebagai salah satu bentuk pengabdian anak bangsa. Bahkan sebenarnya bukan hanya bertiga, karena dalam kepengurusan juga ada mbak Asrillia Kurniati yang sempat masuk bursa Pilwali Surabaya. Ini menjadi sisi menarik dimana perempuan tani merupakan wadah yang egaliter dan mengutamakan kekompakan, bukan kompetisi politik,” ujar Lia. (Sfy)