Lukisan Dari Lebel Minuman Kemasan Ternyata Mahal

Reportase.tv Banyumas – Siapa bilang limbah tak bisa bermanfaat. di tangan seorang pemuda dikabupaten Banyumas, Jawa tengah Sabtu (30/11/2019), Limbah di sulap menjadi barang bernilai ekonomis dan memiliki nilai jual tinggi. limbah yang dimaksud adalah, plastik lebel botol minuman mineral.

Lir Pranowo, Pemuda asal Desa Gumelar Kecamatan Gumelar Banyumas ini sungguh kreatif.limbah lebel dari botol minuman mineral, disulap menjadi sebuah kerajinan tangan berbentuk lukisan yang memiliki nilai ekonomis dan menjadi peluang usaha bagi pemuda 19 tahun sejak lulus sekolah menengah atas.

Lir Pranowo mengaku,”berawal dari iseng membuat lukisan dari lebel minuman mineral karena bosan membuat lukisan dari pinsil. seiring perjalanan waktu, lukisan lebel justru menjadi terobosan baru dan banyak order.”

“Bahkan sudah banyak menghasilkan hasil karyanya, antara lain lukisan gubernur jateng ganjar pranowo, tokoh masyarakat, pejabat daerah, gedung perkantoran serta lukisan pinsil lainya. hasilnya dijual melalui medsos kisaran 250 ribu hingga 500 ribu rupiah per buah.”jelasnya

Anak pasangan Darsun Diarto dan Warsem itu membuat tulisan hitam putih untuk progam Trans7 menarik karena kombinasi warna lebel yang beragam. dalam hitungan menit, setelah sebelumnya membuat seketsa, tulisan hitam putih jadi dan langsung di pasang bingkai.

Bahan lebel minuman kemasan itu di dapat dari tumpukan botol bekas milik orang tuanya yang di tumpuk di depan rumah. Di bantu kedua orang tuanya memilah botol, hingga mengambil lebel satu persatu untuk kemudian di kumpulkan.

Setelah terkumpulkan, Pranowo membawa lebel kedalam ruangan tamu sekaligus memanfaatkan ruang tamu di rumah milik orang tuannya tempat kerja, dan memajang hasil karya lukisanya.

Pekerjaan yang digeluti Pranowo pun mendapat dukungan dari kedua orang tuanya Darsun Diarto dan Warsem. Mereka tak menyangka jika pekerjaan ini menjadi pekerjaan utama yang dapat menghasilkan uang.

Pembuatan lukisan melalui beberapa proses, antara lain, membuat sketsa wajah tokoh, gedung atau tulisan. Langkah selanjutnya setelah melalui proses pemotongan, menempel dengan lem serta merakit sesuai pola lukisan atau tulisan.

Untuk mempercantik, lukisan tersebut dipasang bingkai atau pigura yang terbuat dari kayu untuk pelindung. Bingkai lukisan itu bisa dipasang di dinding atau di dirikan berjejer di kursi atau pun meja. Anda tertarik, silahkan mencoba. (Kus/Sfy)