Mahasiswa Anti Korupsi Blokir Jalan Depan Kantor PTPN IV

MEDAN,REPORTASE.TV-Blokir ruas jalan warnai aksi unjukrasa puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Pengurus Besar Aliansi Mahasiswa Anti Korupsi (PB Alam Aksi) Indonesia di depan kantor PTPN IV, Jalan Letjen Suprapto, Kamis (29/11).

Akibat aksi blokir ini, arus lalu lintas dari arah jalan Iman Bonjol mengarah ke Jalan Pemuda Medan terganggu.

Aksi unjukrasa dan blokir jalan dilakukan mahasiswa terkait dugaan korupsi di PTPN IV yang menyebabkan kerugian negara yang diduga dilakukan oleh pejabat PTPN IV.

“Kami menilai oknum pejabat manager Adolina melakukan tindak pidana korupsi,” kata Ketua PB Alam Aksi Indonesia, Eka Armada dalam orasinya.

Menurut Eka, maneger Adolina sudah melakukan praktek korupsi seperti pembayaran biaya bantuan sosial untuk kejaksaan Serdang Bedagai sebesar Rp 15 juta, pembayaran uang daging hari besar keagamaan sebesar Rp 30 juta, pembayaran pengeluaran uang untuk bulan Ramadan sebesar Rp 30 juta, dan pembayaran uang untuk biaya MTSI kebun Adolina sebesar Rp 20 juta.

“Jika di total, maka jumlah keseluruhan adalah sebesar Rp 95 juta. Kami menduga kuat bahwa transaksi pengeluaran kas yang dilakukan mengarah pada kerugian negara,” ungkapnya.

Dalam aksi tersebut, para pengunjuk rasa meminta agar aparat penegak hukum dalam hal ini Polda Sumatera Utara dan Kejati Sumut untuk memanggil dan memeriksa manager Adolina.

“Kami mau saudara Wispramono Budiman yang merupakan manager Adolina diperiksa terkait dugaan korupsi tersebut, mendesak Direktur Utama PTPN IV agar mengevaluasi kembali kinerja Manager Adolina, dan mendesak jajaran direksi PTPN IV untuk mengevaluasi kinerja Manager Adolina,” pungkas Eka.

Dalam aksi unjuk rasa itu, puluhan massa yang melakukan orasi di depan Kantor PTPN IV mendapat pengawalan dari pihak keamanan dari PTPN IV dan pihak kepolisian. Serta lalu lintas di kawasan Jalan Letjen Suprapto terlihat macet.(rossi)