Mahfud: Bukan Tidak Mungkin Hukuman Djoko Tjandra Bertambah

Menko Polhukam Mahfud MD (foto: Ist)

Reportase.tv, Jakarta – Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD mengatakan, ada kemungkinan Djoko Tjandra dapat dikenakan hukuman baru. Hal tersebut disampaikan Mahfud melalui akun Twitter pribadinya.

Djoko sebelumnya harus menghuni penjara selama 2 tahun karena kasus dugaan korupsi hak tagih (cessie) Bank Bali. Namun tidak menutup kemungkinan Djoko terkait dengan dugaan pidana lainnya.

“Joko Tjandra tdk hny hrs menghuni penjara 2 thn. Krn tingkahnya dia bs diberi hukuman2 baru yg jauh lbih lama. Dugaan pidananya, antara lain, penggunaan surat palsu dan penyuapan kpd pejabat yg melindunginya,” jelas Mahfud.

Mahfud juga menegaskan, pejabat yang telah melindungi Djoko harus siap berhadapan dengan hukum. Masyarakat juga diminta memantau proses hukum terhadap Djoko, agar transparan.

Seperti diketahui, Bareskrim Polri resmi mengeksekusi buron kasus korupsi pengalihan hak tagih (cessie) Bank Bali, Djoko Tjandra ke Kejaksaan pada Jumat (31/7) malam. Djoko Tjandra akan ditahan di Rutan Cabang Salemba Bareskrim Polri.

Sebelumnya, Polri telah menangkap buron Djoko Tjandra, terpidana kasus pengalihan utang atau cessie Bank Bali. Djoko diketahui kabur ke luar negeri sejak 2009.

Penangkapan Djoko dipimpin langsung oleh Kabareskrim Polri, Komjen Listyo Sigit Prabowo. Polri menjemput Djoko di Malaysia pada Kamis (30/7).