Masih Zona Merah, PHBI Banjarnegara Tidak Selenggarakan Sholat Idul Adha di Alun-alun Kota

Ketua PHBI Banjarnegara Indarto (foto/m.anhar)

Reportase.tv,Banjarnegara –Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Kabupaten Banjarnegara , Jawa Tengah secara resmi tidak akan menyelenggarakan Sholat Idul Adha di Alun-alun Banjarnegara pada  tahun ini.

Keputusan tersebut diambil setelah  memperhatikan kondisi di Kabupaten Banjarnegara dimana kasus Covid-19 masih meningkat.

“PHBI juga memutuskan untuk tidak menyelenggarakan takbir keliling tahun ini” Kata Ketua PHBI yang juga Sekretaris Daerah Kabupaten Banjarnegara Indarto Kepada Reportase.tv Sabtu (11/7/2020)

Meski tidak menyelenggarakan sholat Ied Idul Adha,  PHBI akan membagikan naskah khotbah Idul Adha dan akan disebarkan ke masjid-masjid melalui Kecamatan.

“Tema khutbah berisi perayaan Idul Adha ditengah pandemi covid-19,” lanjutnya.

Indarto menambahkan, peniadaan penyelenggaraan takbir keliling dan sholat Idul Adha di Alun-alun Banjarnegara dilakukan untuk menghindari kerumunan warga dan mencegah penyebaran corona virus disease (covid-19).

“Protokol Kesehatan tetap menjadi hal utama jika akan melaksanakan sholat Idul Adha di rumah atau dilingkungan desa atau di masjid,” tambahnya.

Terkait penyelenggaraan Sholat Idul Adha di Kabupaten Banjarnegara, Pemerintah Kabupaten melalui PHBI akan mengirimkan surat edaran tentang Penyelenggaraan Shalat Idul Adha dengan mendasarkan Surat Edaran Menteri Agama Nomor 18 Tahun 2020 Tentang Penyelenggaraan Shalat Idul Adha Dan Penyembelihan Hewan Kurban Tahun 1441 H/ 2020 M.

Indarto juga mengingatkan kepada takmir masjid dan panitia peringatan Hari Raya Idul Adha 1441 H untuk tetap memperhatikan protokol kesehatan dalam pelaksanaan sholat Idul Adha dan Pemotongan Hewan Kurban, diantaranya tetap menjaga jarak, cuci tangan pakai sabun dan air mengalir atau hand sanitizer serta menggunakan masker.

“Kami persilahkan untuk melaksanakan Sholat Idul Adha di seluruh Kabupaten Banjarnegara namun harus tetap menggunakan protokol kesehatan, ini sesuai dengan surat dari kementerian agama” katanya.<ahr>