Oknum Kades Terancam Dipolisikan, Ingkar Janji Proyek Dana Desa 

SITUBONDO, REPORTASE.TV – Diduga melakukan penipuan dengan modus mengiming- iming proyek dana desa (DD), sejumlah oknum Kepala Desa (Kades) di Situbondo,  terancam di polisikan oleh para kontraktor.

Pasalnya, setelah menerima fee dari para kontraktor, para Kades di Situbondo justru mengerjakan proyek fisiknya secara swakelola, yakni proyek fisik yang bersumber dari Dana Desa (DD).

Akibat aksi nakal yang dilakukan para Kades di Situbondo, para kontraktor di Situbondo merasa dirugikan hingga mencapai puluhan juta rupiah. Bahkan, salah seorang kontraktor mengaku dirugikan hingga ratusan juta rupiah.

“Sebenarnya ada oknum wartawan dan oknum LSM yang menjembatani dan mendorong saya,  agar para oknum Kades  diberi pinjaman uang,  dengan janji proyeknya, namun setelah proyeknya turun, proyek fisiknya justru dikerjakan sendiri, proyeknya,”kata kontraktor berinisial PT, Minggu (13/1/2019).

Menurutnya, sadar dirinya merasa tertipu dengan ulah para Kades , pihaknya langsung mendatangi oknum wartawan dan oknum LSM tersebut, namun kedua oknum profesi berbeda itu  justru terkesan saling lempar tanggung jawab. Bahkan, saat dirinya, mendatangi oknum Kades, para Kades yang pinjam uang  terkesan menghindari.

“Nah, karena terkesan tidak ada itikad baik dari para Kades tersebut, dalam waktu dekat kami akan melaporkan kasus ini ke Mapolres Situbondo. Sebab, saat menyerahkan uang ada saksi dan bukti kwitansi,” katanya.

Sementara itu,  Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Dan Desa (DPMD) Pemkab   Situbondo Suraji mengatakan, pihaknya  sangat menyayangkan tindakan oknum  kades, yang telah menyelahgunakan jabatannya, dengan  menjanjikan proyek DD kepada rekanan.

“Proyek DD tersebut tidak boleh dikontraktualkan, melainkan harus dikerjakan secara swakelola. Kecuali ada pekerjaan yang tidak bisa dikerjakan sendiri dan memang membutuhkan pendampingan tenaga ahli, namun minta fee itu namanya penipuan,” ucapnya.

Suraji menambahkan, agar kasus serupa tidak terulang  lagi, pihaknya menghimbau kepada para rekanan agar tidak percaya kepada para Kades,  yang meminta fee dengan iming-iming  proyek DD.(fat)