Paman Perkosa Dan Bunuh Ponaan Karena Terlilit Hutang

Tim inafis Polrestabes Medan melakukan olah tkp dan identifikasi jasad korban (Foto; Ist)

Reportase.tv Medan – Pelaku pembunuhan dan perkosaan terhadap pelajar SMK berinisial MJ (15) warga Perumahan Griya Tanjung Selamat, Blok E, Kamis (15/10) malam ternyata dilakukan pamannya sendiri.

Hal ini terungkap setelah personil Polsek Sunggal menangkap pelaku berinisial S di dalam rumah kosong tepatnya di Jalan Pasar III, Tanjung Selamat, Jumat (16/10).

Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Riko Sunarko, mengatakan awalnya pelaku S bertemu kakaknya (ibu kandung korban-red) untuk meminjam uang karena mengaku tengah terlilit utang. Namun, permintaan pelaku tidak dituruti ibu korban.

“Karena tidak mendapat pinjaman uang, pelaku pun mendatangi rumah kakaknya tersebut,” katanya didampingi Kasat Reskrim Polrestabes Medan Kompol Martuasah dan Kapolsek Sunggal Kompol Yasir Ahmadi.

Lebih lanjut, Riko mengungkapkan setibanya di rumah kakaknya itu pelaku bertemu dengan korban yang kebetulan tengah seorang diri di dalam rumah. Lalu, ketika bertemu pelaku menyuruh korban untuk menunjukkan lokasi di mana ibunya menyimpan uang.

“Karena korban mengaku tidak mengetahui di mana ibunya menyimpan uang membuat pelaku kesal dan langsung membunuh korban dengan cara membekap mulut serta mencekik leher korban. Bahkan pelaku sempat memperkosa korban,” ungkapnya.

Riko menuturkan, usai membunuh korban pelaku pun membawa kabur barang berharga dari dalam rumah berupa empat unit handphone dan laptop.

“Tersangka berhasil ditangkap setelah keluarga membuat laporan ke polisi atas kasus pembunuhan yang dialami korban. Terhadap tersangka terpaksa ditembak pada bagian kaki karena berusaha melawan petugas saat diamankan,” tuturnya.

Riko menambahkan, personil juga turut mengamankan dua rekan tersangka berinisial MH dan S yang turut membantu menjual handphone milik korban.

“Terhadap tersangka S dikenakan pasal tentang pembunuhan dengan ancaman hukuman mati atau penjara seumur hidup,” pungkasnya. (Re)