Pasok Air Bersih Untuk Kekeringan, BPBD Terkendala Armada dan Driver

Reportase.tv Banyumas – Kekeringan yang melanda Kabupaten Banyumas Jawa Tengah makin meluas, sedikitnya 79 desa di 21 kecamatan di Kabupaten Banyumas Mengandalkan Pasokan air bersih.

Namun Badan Penanggulangan Bencana Daerah Banyumas mengalami kendala yakni kurangnya armada dan sopir untuk disribusi sehingga pasokan belum merata.

Sedangka wilayah yang mengalami krisis air bersih di Kabupaten Banyumas Jawa Tengah kian meluas, daerah-daerah tersebut sudah tidak ada airnya karena sungai, belik dan sumur milik warga mengering.

Warga kini pasrah karena tak ada pilihan lain selain mengandalkan suplai air bersih dari pemerintah. Dari pantauan terlihat saat trul tanki BPBD tiba di lokasi, warga langsung berebut untuk mendapatkan air bersih.

Salah satu warga, Ani mengatakan,”suplai air ini sangat bermanfaat karena warga biasanya mengambil air jauh sekali dan ini respon pemerintah sangat baik. Saya biasanya mengambil dari sumur bor cuma airnya sudah kecil. Sementara warga yg lain mengambil air cukup jauh.

Sementara itu Kepala BPBD Banyumas, Ariono mengatakan,” tercatat ada 21 kecamatan dan 79 desa krisis air bersih. Untuk tahun ini data kekeringan meningkat. BPBD terus meningkatkqn pelayanan hanya saja terkendala armada dan driver.

Kini warga di wilayah tersebut menggantungkan pasokan air bersih dari pemerintah. Sementara kurangnya sopir dan armada pengangkut air bersih dari BPBD Banyumas menyebabkan pasokan air bagi warga terdampak kekeringan subsidinya belum merata. (Kus/Sfy)