Pelayanan Kesehatan dan Pengobatan Gratis dengan Rail Clinic Hadir di Stasiun Karangasari

Reportase.tv Purwokerto – Sebagai bentuk tanggungjawab sosial kepada masyarakat di lingkungan sekitar jalur kereta api, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 5 Purwokerto kembali melaksanakan program Corporate Social Responsibility (CSR), Selasa 10/9/2019.

Pelaksanaan program tersebut dalam bentuk kegiatan Bakti Sosial pelayanan kesehatan gratis dengan kereta kesehatan Rail Clinic untuk masyarakat di sekitar Stasiun Karangsari.

Manager Humas Daop 5 Purwokerto, Supriyanto, menyampaikan, “Penyelenggaraan Rail Clinic berdasarkan instruksi Direktur Utama PT KAI yang tertuang dalam Keputusan Direksi No.Kep.U/KB.207/XII/2/KA-2016 tentang Pelayanan Kesehatan Bakti Sosial Dengan Kereta Sehat, selain itu juga diadakan Penyuluhan Keselamatan serta Keamanan perjalanan Kereta Api.”

Rail Clinic merupakan kereta kesehatan yang pembuatannya dilatarbelakangi oleh semangat KAI untuk memberi pelayanan lebih kepada masyarakat Indonesia, khususnya dibidang kesehatan dengan memanfaatan jalur KA sehingga dapat menembus daerah yang sulit dilalui oleh kendaraan bermotor.

Pada kegiatan yang diadakan di Stasiun Karangsari ini, menggunakan rangkaian Rail Clinic generasi keempat yang terdiri atas empat kereta diesel, dua kereta difungsikan sebagai Rail Clinic sedangkan yang dua lagi difungsikan sebagai Rail Library.

Di dalam kereta Rail Clinic terdapat ruang pemeriksaan gigi, ruang kebidanan, ruang laboratorium, ruang pemeriksaan mata serta apotek. Sedangkan di Rail Library terdapat beraneka ragam buku bacaan, juga tempat yang luas dan nyaman untuk membaca buku.

Dalam pelayanan kesehatan di Stasiun Karangsari, KAI memberikan fasilitas pelayanan kesehatan meliputi jenis pelayanan kesehatan primer atau pelayanan tingkat pertama diantaranya pemeriksaan umum, gigi, kesehatan ibu dan anak, laboratorium, pemeriksaan mata, penyuluhan kesehatan dan keamanan perjalanan KA.

Selain itu, KAI juga memberikan alat bantu penglihatan berupa kacamata secara gratis untuk 50 siswa. Pembagian kacamata diberikan pada siswa yang sebelumnya telah dilakukan pemeriksanaan di sekolahnya masing-masing.

Supriyanto menambahkan, ”Dalam kegiatan Bakti Sosial pemeriksaan dan pengobatan gratis dengan Rail Clinic, KAI menyiapkan tim kesehatan yang terdiri dari 3 Dokter umum, 1 Dokter gigi, 1 Dokter spesialis kandungan, 1 bidan, 1 Refraktionis Optision, 2 Analis kesehatan, 2 apoteker serta 5 tenaga paramedis. Ditambah lagi dengan 2 tenaga untuk Rail Library dengan dibantu oleh 10 pecinta KA.”

Pelaksanaan pelayanan kesehatan gratis ini dapat dinikmati masyarakat di dalam Rail Clinic yang dilaksanakan pada tanggal 10 September 2019 mulai jam 08.00-14.00 WIB.

Kegiatan dilaksanakan di Stasiun Karangsari diikuti 300 masyarakat di sekitar jalan rel dan telah menerima undangan yang dibagikan melalui Kepala Desa.

Dengan kegiatan pelayanan kesehatan dan pengobatan gratis dengan Rail Clinic ini, diharapkan kepada masyarakat yang tinggal di sekitar jalan rel semakin cinta, serta lebih peduli terhadap keamanan dan keselamatan perjalanan Kereta Api. (Kus/Sfy)