Pemasok Perempuan ke Buronan FBI Mengaku Telah Memasok 10 Gadis di Bawah Umur

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus (foto: Reportase.tv/Tri Setyo)

Reportase.tv, Jakarta – Polisi menangkap seorang perempuan berinisial A dalam kasus prostitusi di bawah umur. Tersangka A merupakan pemasok perempuan di bawah umur kepada Buronan FBI Russ Albert Medlin (RAM).

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan, dari pemeriksaan sementara, tersangka A mengaku telah memasok 10 orang. Namun pengakuan ini tidak dipercaya begitu saja oleh polisi.

“Sudah kami tanya berapa korban yang pernah dibawa ke RAM, dan sampai saat ini mengaku sekitar 10 orang. Ini pun masih kami dalami lagi,” ujar Yusri saat dikonfirmasi, Sabtu (20/6).

Ketidakpercayaan polisi, kata Yusri cukup beralasan lantaran Medlin dan A telah saling mengenal cukup lama. Apalagi selama ini Medlin cukup rutin memesan gadis di bawah umur untuk dibawa ke tempat tinggalnya.

Tersangka A mengaku telah mengenal Medlin sejak tahun 2017 lalu. Mereka pertama bertemu dan berkenalan di sebuah tempat hiburan malam.

“Kami masih dalami lagi apakah memang 10 orang. Karena berdasarkan pengakuan setiap minggu dihadirkan sekitar dua sampai tiga anak di bawah umur ini masih terus kami dalami,” katanya.

Sebelumnya, Subdit Siber Ditreskrimsus Polda Metro Jaya menangkap pelaku pedofilia bernama Russ Albert Medlin di Jalan Brawijaya VIII, Jakarta Selatan, Senin (15/6). Setelah diselidiki, pria warga negara Amerika Serikat juga merupakan buronan Federal Bureau of Investigation (FBI).

Medlin masuk ke dalam daftar pencarian orang (DPO) FBI setelah diduga melakukan penipuan investasi saham bitcoin, pada April 2014 hingga akhir 2019 di New Jersey. Namun sejak akhir 2019, Medlin tidak diketahui rimbanya hingga berhasil ditangkap Senin (15/6).