Pemkab Banjarnegara Dukung Geo Dipa Eksplorasi Energi Panas Bumi di Dieng

Plh Bupati Banjarnegara Syamsudin bersama jajaran Forkompinda dan managemet PT. Geo Dipa meninjau PLTP Unit 2 PT. Geo Dipa Energi.(foto/ahr)

Reportase.tv, Banjarnegara – Pemerintah Banjarnegara mendukung  penuh proyek pengeboran 10 sumur panas bumi yang merupakan proyek strategis nasional PT Geo Dipa Energi (persero) Unit Dieng.

“Energi panas bumi adalah karunia Tuhan dan merupakan komoditas vital yang memiliki peranan penting. Oleh karena itu untuk pengelolaannya perlu dilakukan seoptimal mungkin agar dapat dimanfaatkan bagi kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat,” kata Plh Bupati Banjarnegara Syamsudin bersama jajaran Forkopimda Kabupaten Banjarnegara saat mengunjungi pembangunan PLTP 2 Geo Dipa Dieng,  Senin (15/11/2021).

Dia juga berharap pihak-pihak terkait bisa melakukan edukasi kepada masyarakat tentang pengembangan energi panas bumi ini. Menurutnya, sosialisasi harus dilakukan agar masyarakat mengerti bahwa energi panas bumi adalah energi yang ramah lingkungan dan dapat dimanfaatkan sebagai pembangkit tenaga listrik.

“Semoga eksplorasi energi panas bumi  oleh PT Geo Dipa Energi dapat berjalan lancar,” lanjutnya.

Sementara General Manager Proyek PT Geo Dipa Energi Dieng 2, Supriadinata Marza menyampaikan ucapan terima kasih atas dukungan yang diberikan oleh Pemkab Banjarnegara. Baginya, dukungan tersebut menghadirkan semangat dalam pelaksanaan proyek nanti.

Lebih lanjut dia mengatakan, pengeboran 10 sumur panas bumi, 5 untuk sumur produksi dan 5 untuk sumur injeksi. Pengeboran semuanya dilakukan di Kabupaten Banjarnegara karena berada di wilayah Desa Karangtengah, Batur.

“Untuk peralatan kami sudah siap, tinggal menunggu inspeksi dari Kementeria ESDM,” ujarnya

Proyek tersebut, lanjutnya, merupakan upaya dalam percepatan pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Dieng 2 yang direncanakan akan selesai di tahun 2024.

“Target kami di tahun 2024 proyek ini sudah selesai dan bisa mengalirkan listrik dengan kapasitas masing-masing 55 MW,” katanya. (anhar)