Penutupan Tempat Wisata dan Hiburan di Kota Tegal Akan Dievaluasi

Wakil Walikota Tegal, Muhamad Jumadi didampingi Kepala Dinas Kesehatan kota Tegal, Sri Primawati Indraswari saat memberikan keterangan pers.

Reportase.tv, Tegal – Setelah berjalan satu pekan penutupan tempat wisata dan hiburan, Pemkot Tegal akan segera melakukan evaluasi terhadap Surat Edaran (SE) No. 443/019 tanggal 28 September 2020 tentang Peningkatan Kewaspadaan Terhadap Resiko Penyebaran dan Penularan Infeksi Corona Virus Desease (Covid-19) di Kota Tegal. Hal tersebut diungkapkan Wakil Walikota Tegal Muhamad Jumadi saat memberikan keterangan pers di Rumah Dinas Wakil Walikota Tegal, Rabu (7/10/2020).

Sebelumnya, Pemkot Tegal menutup kegiatan usaha seperti tempat wisata, café dan karaoke mulai tanggal 1-31 Oktober 2020.

“Terkait penutupan obyek-obyek wisata dan tempat-tempat hiburan. Ini sudah seminggu, jadi setelah kita melakukan evaluasi secara intensif, kita sementara ini masih terus berjalan dulu, masih ditutup, nanti kita lihat satu minggu kedepan,” ujar Jumadi.

Evaluasi akan dilakukan oleh Dinas terkait, baik dari Satpol PP, Dinas Kesehatan serta Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata. Kemudian hasil evaluasi akan dilaporkan ke ketua Satuan Tugas Covid-19 Kota Tegal dan nantinya akan diputuskan apakah akan diperpanjang atau akan dibuka perlahan.

“Evaluasi yang dilakukan tentu saja mendapat penilaian dari Dinas terkait. Sementara ini masih ditutup, minggu depan akan dicek, jika ternyata mereka sudah mematuhi protokol kesehatan, yang menentukan mereka patuh atau tidak itu Dinas Kesehatan, Satpol PP dan Dinas Kepemudaan dan Pariwisata baru lapor kepada kita, baru kita yes or no,” jelasnya.

Minggu depan pihaknya akan khusus fokus ke tempat-tempat pariwisata dan hiburan, dengan mengecek langsung ke lapangan berkaitan kepatuhan terhadap protokol kesehatan, termasuk alat-alat pendukungnya.

Menurut Jumadi, ini perlu kerjasama semua pihak, bukan Pemerintah saja. “Para pedagang juga harus memahami ini, sebab ini untuk kepentingan bersama,” pungkas Jumadi.*