Perumahan di Serpong Terkontaminasi Nuklir, Warga Dilarang Mendekat

Ilustrasi radioaktif (sumber: Ist)

Reportase.tv, Tangsel – Perumahan Batan Indah, Serpong, Tangerang Selatan diketahui terpapar radioaktif nuklir. Pada 30 dan 31 Januari lalu, Mulanya Badan Pengawas Tinggi Nuklir (BAPETEN) melakukan uji fungsi di sejumlah wilayah di Tangsel.

Uji fungsi dilakukan di wilayah Pamulang, Perumahan Dinas Puspiptek, Daerah Muncul dan Kampus ITI, Perumahan Batan Indah, dan Stasiun KA Serpong. Mayoritas wilayah tersebut dinyatakan normal, namun ada paparan kenaikan radiasi di Perumahan Batan Indah.

Kepala Biro Hukum, Kerja sama dan Komunikasi Publik BAPETEN, Indra Gunawan mengatakan, pihaknya bersama Badan Tenaga Nuklir Indonesia (BATAN) akan memeriksa kondisi kesehatan warga yang berada di sekitar lokasi.

“Ditemukan kenaikan nilai paparan radiasi di lingkungan area tanah kosong di samping lapangan voli blok J,” ujar Indra dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (15/2).

Dengan demikian, sambungnya, dapat dikatakan ada kontaminasi di wilayah tersebut. Sehingga harus dilakukan upaya dekontaminasi, seperti pemotongan pohon dan pengerukan tanah di wilayah yang terkontaminasi.

“Tim BATAN dan BAPETEN telah mengambil sampel vegetasi, tanah, dan air sumur di sekitar lokasi. Tujuannya untuk memastikan kemungkinan terjadinya kontaminasi silang atau terjadi pencemaran. Sampel akan dikirim ke PTLR-BATAN untuk diolah lebih lanjut,” katanya.

Indra juga menjelaskan, tim BATAN juga melakukan pemeriksaan badan atau Whole Body Counting (WBC), terhadap warga setempat. WBC dilakukan dengan cara memeriksa seluruh bagian tubuh, untuk mengukur radioaktivitas dalam tubuh menggunakan sinar gamma.

“Untuk alasan keselamatan, warga dihimbau untuk tidak memasuki lokasi terdampak kontaminasi hingga batas trotoar dan lapangan voli,” tandasnya.