Pingpong Fenomena, Dinyatakan Sembuh, Pasien asal Banjarnegara Kembali Positif Corona

Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono memberikan surat keterangan sembuh dari Covid-19 kepada salah satu pasien.(foto/m.anhar)

Reportase.tv.Banjarnegara – Bupati Banjarnegara, Jawa Tengah  Budhi Sarwono mengumumkan adanya  fenomena baru di Banjarnegara, dimana pasien yang sudah dinyatakan sembuh dari corona kembali dinyatakan positif.

Semula tuan  33 asal Kecamatan Madukara ini dinyatakan sembuh dari corona, namun kembali dinyatakan positif setelah dilakukan pemeriksaan kembali karena beberapa orang keluarganya dalam 1 rumah dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19.

“Ini menunjukan jika pasien yang sudah dinyakatan negatif tidak menutup kemungkinan dapat terinfeksi kembali, Adanya fenomena pingpong ini menjadikan pelajaran untuk kita agar lebih waspada dan tidak takabur,” kata Budhi kepada para wartawan di Rumah Dinas Bupati Senin (1/6/2020).

Budhi menambahkan, berdasarkan hasil SWAB terbaru pada orang dengan RAPID tes positif, didapatkan hasil 3 orang terkonfirmasi positif COVID-19 dan 1 orang negatif COVID-19.

Ke empat orang tersebut merupakan satu keluarga yang tinggal satu rumah di Kecamatan Madukara

Mereka yang terkonfirmasi positif COVID-19 adalah tuan 33 yang kembali terinfeksi corona setelah sebelumnya dinyatakan sembuh.  Kasus tuan 33 ini menjadi kasus ke 37 positif Covid-19. Sedangkan Nyonya 34 merupakan kasus ke 38 dan  Nona 35 merupakan kasus ke 39.

Sementara  1 orang dengan hasil SWAB negatif Covid-19 hari ini dipulangkan ke rumahnya di Madukara.

Sementara berdasarkan SWAB terhadap pasien yang terkonfirmasi positif positif Covid-19, didapatkan hasil 1 orang negative Covid-19 dan di nyatakan sembuh.

Adapun 1 orang pasien yang dinyatakan sembuh adalah Tuan 18 asal Kecamatan Pejawaran.  Dan hari ini tuan 18 juga akan dipulangkan ke rumahnya.

“Kami meminta kepada pasien yang sudah dinyatakan sembuh untuk tetap melaksanakan protokol kesehatan agar tidak terinfeksi kembali,” lanjutnya.

Kepala Dinas Kesehatan Banjarnegara dr Ahmad Setyawan pada kesempatan tersebut menjelaskan, pasien yang kembali terinfeksi COVID-19 bukan karena kambuh. Namun karena adanya penularan dari luar.

“Bukan dari dalam muncul lagi dan kambuh, namun dari luar masuk ke dalam karena kurang menerapkan protokol kesehatan, ” jelasnya.

Dengan bertambahnya 3 pasien COVID-19 di Banjarnegara, jumlah kasus positif corona menjadi 39 orang. Dari jumlah tersebut, 26 dinyatakan sembuh dan 13 orang masih dalam perawatan.

Sedangkan orang dengan RAPID tes positif saat ini berjumlah 31 orang dan sedang menunggu hasil SWAB.<ahr>