PKM Unpam Tentang Dampak Pandemi Covid-19 di Bidang Sosial dan Hukum Terhadap UMKM Masyarakat

Tim PKM Unpam saat penyuluhan Hukum dengan tema
Tim PKM Unpam saat penyuluhan Hukum dengan tema "Dampak Pandemi Covid-19 di Bidang Sosial dan Hukum Terhadap UMKM Masyarakat di Kelurahan Jelupang" di Kelurahan Jelupang Serpong Utara Tangerang Selatan

Reportase.tv Pamulang – Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) merupakan salah satu elemen dari Tri Dharma Perguruan Tinggi dalam satu bentuk kontribusi yang nyata bagi kalangan sivitas akademika kepada masyarakat.

Hal tersebut tentunya untuk meningkatkan kemampuan dan pengembangan sumberdaya manusia ke arah terbinanya masyarakat dinamis, juga untuk kesiapan dalam menghadapi perubahan maupun perbaikan serta kemajuan sesuai tuntutan dinamika pembangunan dan nilai-nilai sosial yang berlaku.

Sebagaimana diamanahkan oleh undang-undang perguruan tinggi, bahwa PKM memanfaatkan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi untuk memajukan kesejahteraan
masyarakat dan mencerdaskan kehidupan bangsa.

Pelaksanaan PKM sendiri haruslah bersinergi dengan masyarakat dalam mengidentifikasi permasalahan yang dihadapi, agar niatan untuk melaksanakan PKM benar-benar tepat sasaran dan memperoleh manfaat yang nyata serta dapat dirasakan bersama.

Pola pendekatan-pendekatan struktural maupun kultural sangat membantu didapatnya informasi-informasi awal mengenai peta masyarakat setempat, diantaranya keadaan lingkungan, keinginan dan kebutuhan serta berbagai dinamika sosial yang ada pada masyarakat setempat.

Dengan demikian kalangan sivitas akademika dapat memikirkan dan mempersiapkan dengan baik langkah-langkah dan bentuk kegiatan PKM yang akan dilakukan.

Banyak persoalan terjadi akibat wabah Covid-19, yang mana menyebabkan ruang gerak masyarakat di berbagai sektor menjadi terbatas

Dampak tersebut sangat dirasakan, seperti tingkat kriminalitas umum di beberapa daerah yang mengalami peningkatan signifikan, hal itu tak lain karena disebabkan oleh situasi pandemi yang melumpuhkan ekonomi warga.

Untuk itu, sebagai sivitas akademika, kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat berupa penyuluhan kepada masyarakat khususnya pelaku UMKM di wilayah Kelurahan Jelupang Serpong Utara Tangerang Selatan dilakukan.

Dengan tema “Dampak Pandemi Covid-19 di Bidang Sosial dan Hukum Terhadap UMKM Masyarakat di Kelurahan Jelupang,” kegiatan tersebut dilaksanakan dosen-dosen dari Progam Studi Hukum Universitas Pamulang.

Dalam kegiatan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang diketuai oleh Herlina Basri, S.H., M.H itu dilaksanakan pada tanggal 18 Oktober 2021, dengan mengundang masyarakat dari berbagai kalangan, staff maupun pegawai, karang taruna, pemuka masyarakat yang hadir sangat antusias mendengarkan pemaparan materi yang disampaikan oleh Bapak Ahmad Djafri, S.E., S.H., M.H, selaku narasumber.

Dibuka oleh Wakil Program Studi Ilmu Hukum Bapak Aria Dimas Harapan, S.H., M.H. menyampaikan rasa terimakasih kepada Lurah Jelupang dan jajarannya, pemuka masyarakat, karang taruna dan pelaku UMKM serta masyarakat yang bersedia hadir.

“Saya atas nama bapak Dekan dan bapak Kaprodi Hukum Unpam menyampaikan terimakasih kepada bapak Lurah dan Jajaran serta bapak-bapak dari pemuka masyarakat, karang taruna dan pelaku UMKM serta masyarakat Kelurahan Jelupang atas kesediaannya menghadiri undangan kegiatan PKM ini, mudah-mudahan kegiatan ini dapat berlangsung secara kontinyu dalam rangka mencerdaskan masyarakat dan berbagi ilmu tentang masalah hukum,” ujarnya kepada Visione.

Di kesempatan yang sama, Lurah Jelupang, Taram Amarudin, S.Sos. sangat mengapresiasi dilaksanakannya PKM oleh Dosen Fakultas Hukum Universitas Pamulang.

“Saya bersyukur dan sangat berterimakasih kepada para Dosen Unpam yang telah mau
berbagi ilmu dengan masyarakat kami, apalagi dalam keadaan sekarang yang sejak
pandemi covid terjadi sampai dengan sekarang belum berakhir, tapi tidak mengurangi semangat Dosen-Dosen dari Prodi Hukum untuk berbagi,” ujarnya kepada Visione, Senin 18/10/2021.

“Mudah-mudahan dengan adanya penyuluhan ini, pengetahuan masyarakat tentang dampak pandemi Covid-19 ini terhadap pelaku UMKM bisa mendapatkan pencerahan dan akhirnya memperoleh solusi bagaimana agar tetap bisa bertahan dalam masa sulit ini,” imbuhnya.

Acara kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh Ahmad Djafri, S.H., M.H. selaku narasumber yang menekankan bagaimana masyarakat khususnya pelaku UMKM bisa bertahan usaha mikronya ditengah keadaan yang tidak baik ini.

Ahmad Djafri menjelaskan, bahwa “UMKM yang mampu bertahan saat ini adalah UMKM yang sudah terhubung dengan ekosistem digital dengan memanfaatkan marketplace yang ada di Indonesia dan UMKM yang mampu mengadaptasikan bisnisnya dengan produk-produk inovasi, misalnya, tadinya menjual produk-produk tas dan baju kemudian merubah produknya menjadi jual masker kain di wilayah Kelurahan Jelupang,” paparnya.

Ahmad Djafri juga menyampaikan pendemi ini membuat banyak sektor terpuruk, termasuk sektor UMKM, dampak covid-19 telah merusak rantai pasokan, penurunan kapasitas produksi, penutupan pabrik, hingga larangan bepergian.

Industri yang terdampak di masa pandemi meliputi sektor manufaktur, transportasi, pariwisata. Hal itu perlu strategi oleh berbagai pihak untuk membangkitkan UMKM agar bisa survive ditengah pandemi saat ini dan berusaha kembali stabil.

Selanjutnya acara dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dan diskusi yang dipimpin oleh mahasiswa Unpam, Rima Grace sebagai MC.

Acara berlangsung dengan lancar, terlihat antusias peserta PKM saat bertanya seputar solusi, bagaimana usaha mikro mereka bisa bertahan pada saat dimana banyak usaha yang gulung tikar.

Para dosen pun menjawab pertanyaan peserta PKM dengan memberikan solusinya, sehingga masyarakat bersemangat dan mendapat pencerahan dalam mengatasi permasalahan mereka. Kegiatan PKM tersebut berlangsung dengan sukses, semua peserta mengikuti penyuluhan sampai dengan selesai. (Sfy)