Polisi Serahkan Ponsel yang Disita Dari Begal Pesepeda ke Pemiliknya

Reportase.tv, Jakarta – Ditreskrimum Polda Metro Jaya membentuk tim khusus (Timsus) yang menangani begal pesepeda, yang akhir-akhir ini meresahkan masyarakat. Hingga saat ini, sebanyak 22 pelaku pembegalan berhasil ditangkap, tiga di antaranya ditembak mati.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengimbau, agar masyarakat berhati-hati saat bersepeda. Saat bersepeda hendaknya beramai-ramai jangan sendiri.

“Kita juga sudah memetakan di mana titik-titik rawan begal pesepeda. Kita juga sudah tahu jam-jam rawan mereka beraksi,” ujar Yusri di Mapolda Metro Jaya, Senin (9/11).

Bagi para pesepeda yang merasa kehilangan barang berharganya karena aksi begal, Yusri meminta mereka datang ke Mapolda Metro Jaya. Jika setelah dicocokkan ternyata ponsel tersebut miliknya akan diberikan oleh polisi.

“Silakan saja datang ke kami, kami akan berikan barangnya cuma-cuma tanpa biaya apapun. Seperti hari ini kami akan serahkan lima ponsel kepada pemiliknya,” jelasnya.

Salah satu korban, Rizki mengucapkan terima kasih kepada pihak kepolisian. Apalagi ponsel miliknya dapat ditemukan secara cepat.

“Saya berterimakasih kepada pihak kepolisian, terutama kepada Polda Metro Jaya karena Hp saya dapat kembali lagi,” katanya.

Polda Metro Jaya bersama Polres jajaran kembali menangkap 12 pelaku begal pesepeda. Sebelumnya, polisi juga telah menangkap 10 pelaku begal sepeda yang biasa beraksi di wilayah hukum Polda Metro Jaya.

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Nana Sudjana mengatakan dari 12 pelaku, dua di antaranya merupakan penadah dan sisanya joki. Tiga pelaku terpaksa ditembak lantaran mencoba merebut senjata petugas saat akan ditangkap.

“Dari 12 tersangka ada tiga pelaku yang melakukan perlawanan dan berupaya merebut senjata tim khusus ini. Akhirnya kami lakukan tindakan tegas, terukur dan dalam perjalanan ke RS meninggal,” ujar Nana di Mapolda Metro Jaya, Sabtu (7/11).